Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Poster film HUMINT
Poster film HUMINT (instagram.com/itsnew_movie)

Salah satu mahakarya garapan sutradara legendaris Ryoo Seung Wan kembali dirilis dengan penuh antisipasi dari pencinta KMovie. Dikenal sebagai maestro film aksi Korea Selatan, Ryoo Seung Wan kembali membuktikan totalitasnya lewat film terbaru berjudul HUMINT yang baru saja rilis awal Februari 2026 ini. Menariknya, film ini melengkapi trilogy karya sang sutradara yang mengambil tantangan syuting di luar negeri dengan skala produksi yang tentunya gak main-main.

Gak cuma mengandalkan lokasi estetik, Ryoo Seung Wan juga selalu menggandeng jajaran aktor A-list kelas berat untuk lebih menghidupkan karakter di filmnya. Mulai dari ketegangan di tanah Eropa hingga konflik panas di Afrika, sutradara satu ini memang juaranya bikin penonton takjub dengan kualitas visual yang setara film Hollywood. Penasaran, kan, apa saja karyanya? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. The Berlin File (2013) - Berlin

cuplikan film The Berlin File (youtube.com/CJEntertainmentUSA)

Mengisahkan seorang agen Korea Utara di Berlin yang identitasnya terekspos saat transaksi senjata illegal kacau. Pyo Jong Seong (diperankan oleh Ha Jung Woo) kemudian terjebak kedalam sebuah konspirasi dan dicap sebagai pengkhianat dan dikejar oleh agen dari Korea Selatan, intelijen Korea Utara serta CIA. Dirinya harus berjuang menyelamatkan diri dan istrinya Jung Hee (diperankan oleh Jun Ji Hyun) seorang penerjemah kedutaan yang juga turut dicurigai dalam konspirasi ini.

Mengambil sebagian besar lokasi syuting di luar negeri yaitu Berlin, beberapa adegan The Berlin File diambil di kolasi ikonik termasuk Kawasan Pariser Platz dan Schöneberg. Meskipun syuting di Eropa, produksi ini didukung oleh kru Jerman dan tim produkasi Korea. Totalitas ini berhasil menarik lebih dari tujuh juta penonton di Korea Selatan dan menerima pujian kritis atas koreografi aksi yang realistis dan gaya penyutradaraan yang menyerupai film spionase Hollywood.

2. Escape from Mogadishu (2021) - Moroko

cuplikan film Escape from Mogadishu (youtube.com/PrimeVideoIN)

Escape from Mogadishu mengisahkan para diplomat dari Korea Selatan dan Utara yang terjebak perang saudara di Somalia pada 1991. Terisolasi dari komunikasi, Kedutaan Korea Selatan yang dipimpin oleh Han Sin Seong (diperankan oleh Kim Yun Seok) dan Kedutaan Korea Utara yang dipimpin oleh Rim Yong Soo (diperankan oleh Huh Joon Ho) harus saling bekerjasama dan mengenyampingkan permusuhan mereka demi bertahan hidup dan kabur dari Somalia.

Menjadi film terlaris di Korea Selatan pada tahun 2021 dengan angka lebih dari 3,6 juta penonton. Angka ini sangat besar terutama saat masa pembatasan COVID-19. Escape from Mogadishu hampir sepenuhnya mengambil proses syuting di Essaouira, Maroko. Film ini berhasil menyapu bersih penghargaan bergengsi termasuk Best Film di Blue Dragon Film Awards ke 42 dan Baeksang Arts Awards ke 58. Kontribusi Ryoo Seung Wan sebagai sutradara disini petut diacungi jempol karena harus merekonstruksi ulang suasana perang saudara Somalia tahun 1991 di Maroko. Semua adegan pengejaran mobil yang legendaris dilakukan tanpa banyak menggunakan CGI.

3. HUMINT (2026) - Latvia

Poster film HUMINT (instagram.com/itsnew_movie)

Menyoroti konflilk antara agen intelijen Korea Selatan dan Utara, film HUMINT tidak hanya menonjolkan berbagai adegan laga spionase namun membawa tema human intelligence. Seorang agen lapangan dari NIS Korea Selatan bernama Agen Jo (diperankan oleh Jo In Sung) ditugaskan untuk menyelidiki jaringan kriminal lintas negara. Di saat yang bersamaan Park Geon (diperankan oleh Park Jeong Min) seorang agen dari Korea Utara juga dikirim untuk mengawasi kepentingan negaranya. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, HUMINT tidak hanya mengandalkan adegan kejar-kejaran atau baku tembak semata, melainkan melalui ketegangan psikologis, permainan kepentingan dan konflik moral yang kompleks.

Film HUMINT sendiri mengambil latar di Rusia, namun sutradara Ryoo Seung Wan melakukan proses syuting di Riga, Latvia. Lokasi ini dipilih karena mempu mempresentasikan lanskap Vladivostok yang dingin dan penuh ketegangan. Para aktor ditantang untuk menghadapi cuaca dingin Latvia yang ekstrem. Salah satu film yang sangat dinantikan ini akan tayang dalam format IMAX, menjadikannya salah satu proyek spionase terbesar tahun 2026.

Itu dia tiga film mahakarya Ryoo Seung Wan yang membuktikan bahwa kualitas perfilman Korea Selatan sudah sangat siap untuk bersaing di kancah global. Keberanian sang sutradara untuk membawa kru beserta para pemain syuting di luar negeri dengan segala kerumitan logistik dan perbedaan budaya. Memang totalitasnya ini patut diacungi jempol. Hal ini tentunya selaras dengan kualitas film yang dihasilkan.

Dari The Berlin File hingga HUMINT, mana nih yang jadi favorit kamu atau mungkin belum sempat kamu tonton?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team