Drama Korea Love Me mengisahkan perjalanan tiga anggota keluarga yang berusaha menata kembali hidup mereka setelah tragedi besar yang meninggalkan luka mendalam. Dengan chemistry kuat antara Seo Hyun Jin, Yoo Jae Myung, dan Lee Si Woo, drama ini terasa sangat relate karena menampilkan konflik emosional yang dekat dengan realita. Lewat kisah mereka, Love Me nggak cuma bercerita soal keluarga, tapi juga menghadirkan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana menjalani hubungan yang baik dengan orang lain maupun dengan diri sendiri. Lantas, pelajaran apa saja tentang hubungan yang bisa kita petik dari drakor Love Me? Yuk, simak informasinya
3 Hal yang Dapat Dipelajari tentang Hubungan dari Drakor Love Me

1. Hubungan Jadi Lebih Tenang Kalau Komunikasinya Terbuka dan Jujur
Dari drakor Love Me, hal pertama yang paling kerasa dan paling relevan soal hubungan adalah pentingnya komunikasi. Tapi komunikasi di sini bukan cuma soal sering chatting atau ketemu, melainkan soal keberanian buat ngomong jujur tentang apa yang dirasa dan dipikirkan. Hubungan Seo Jun Kyung dan Joo Do Hyun nunjukin hal itu dengan jelas.
Jun Kyung adalah tipe orang yang gampang overthinking, sering mikir terlalu jauh, dan akhirnya lebih memilih diam karena takut salah langkah. Sementara itu, Do Hyun justru selalu berusaha menjelaskan, memastikan, dan nggak membiarkan masalah menggantung terlalu lama. Karena itu, walaupun mereka sering dihadapkan sama situasi yang bikin capek secara emosional, komunikasi jadi penyangga utama hubungan mereka. Dari sini bisa dipelajari kalau komunikasi bukan buat menghindari konflik, tapi justru buat ngelewatin konflik dengan cara yang lebih sehat dan dewasa.
2. Hubungan Baru Nggak Akan Nyaman Kalau Perasaan Lama Masih Ikut Terbawa
Selain komunikasi, Love Me juga ngasih pelajaran penting soal kesiapan emosional sebelum memulai hubungan. Kisah Seo Jun Ho dan Jin Ja Young nunjukin kalau hubungan baru nggak selalu jadi solusi dari luka lama. Jun Ho yang belum benar-benar berdamai dengan masa lalunya tetap mencoba membuka hubungan baru, dengan harapan semuanya bisa terasa lebih baik.
Namun seiring waktu, perasaan yang belum selesai itu justru muncul ke permukaan. Dia jadi sering ragu, ngerasa bersalah, dan mempertanyakan keputusannya sendiri. Hal itu bikin dirinya capek secara emosional, dan tanpa sadar juga bikin pasangannya ikut ngerasa nggak aman. Dari sini kelihatan kalau hubungan nggak seharusnya dijadiin pelarian. Karena kalau perasaan lama belum diberesin, hubungan baru malah bisa jadi sumber luka baru. Jadi sebelum mulai mencintai orang lain, penting buat benar-benar selesai sama diri sendiri dulu.
3. Hubungan Butuh Pengertian, Apalagi Saat Pasangan Lagi di Fase Hidup yang Berat
Lewat karakter Seo Jun Seo, Love Me nunjukin sisi hubungan yang sering banget kejadian di kehidupan nyata, tapi jarang dibahas. Jun Seo lagi ada di fase hidup yang belum stabil. Di umurnya sekarang, dia belum punya pekerjaan tetap, belum ada pencapaian yang jelas, dan bahkan belum punya tempat tinggal sendiri. Semua itu bikin dia ngerasa tertinggal dibanding orang lain, dan akhirnya tumbuh rasa insecure dalam dirinya. Perasaan labil ini pelan-pelan kebawa ke hubungannya, karena di satu sisi dia pengin dicintai, tapi di sisi lain dia ngerasa belum cukup “jadi” buat berada di hubungan yang serius.
Dari sini kita bisa belajar kalau hubungan nggak cuma soal rasa sayang, tapi juga soal pengertian. Hubungan yang sehat itu bukan tentang menuntut pasangan selalu kuat dan mapan, tapi tentang saling memahami proses hidup masing-masing. Kadang, dukungan dan penerimaan justru jadi hal paling penting saat pasangan lagi berjuang dengan hidupnya sendiri.
Love Me mengajarkan bahwa hubungan yang sehat dibangun dari komunikasi, kesiapan diri, dan keberanian berdamai dengan luka lama. Kalau menurut kamu, pelajaran hubungan apa yang paling relate dari drakor Love Me?