Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Karakter yang Cintanya Tak Berbalas di If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (x.com/Zapzee_net)
  • Drama If Wishes Could Kill menyoroti aplikasi kutukan Girigo dan kisah cinta segi lima yang rumit di antara lima sahabat sejak SMP.
  • Tiga karakter mengalami cinta bertepuk sebelah tangan: Choi Hyeong Wook pada Lim Na Ri, Lim Na Ri pada Kim Geon Woo, dan Kang Ha Joon pada Yoo Se Ah.
  • Cinta tak berbalas memicu konflik emosional berbeda; Na Ri dipenuhi dendam, sementara Hyeong Wook dan Ha Joon memilih tetap tulus menjaga persahabatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengisahkan tentang sebuah aplikasi yang bisa mengutuk penggunanya, drama If Wishes Could Kill langsung curi perhatian penonton pada penayangannya. Apalagi Netflix langsung merilis keseluruhan episodenya dalam sekali tayang pada Jumat (24/04/26). Sehingga, penonton gak perlu lagi bergelut dengan episode bersambung yang bikin penasaran.

Selain misteri aplikasi Girigo yang membawa kutukan, kisah cinta para karakternya pun turut andil dalam perkembangan alur cerita. Kisah yang juga menjadi konflik cerita sebab adanya kisah cinta segi lima di di dalamnya. Di antara lima orang tersebut, tiga orang di antaranya cintanya bertepuk sebelah tangan. Siapa sajakah mereka?

1. Choi Hyeong Wook

still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/goghoststudio)

Choi Hyeong Wook (Lee Hyo Je) diceritakan telah bersahabat lama dengan Yoo Se Ah (Jeon So Young), Lim Na Ri (Kang Mi Na), Kim Geon Woo (Baek Sun Ho), dan Kang Ha Joon (Hyeon Woo Seok). Kelimanya bersahabat sejak masih SMP dan sejak itu pula Hyeong Wook rupanya menaruh perasaan pada Na Ri.

Sayangnya, perasaan itu tak berbalas sebab Lim Na Ri sangat menyukai Kim Geon Woo. Namun, meski begitu, Choi Hyeon Wook tak mempermasalahkan hal tersebut. Ia tetap menyukai gadis itu tanpa memaksanya untuk membalas perasaannya. Asalkan bisa terus berteman dan bersama-sama, itu sudah lebih dari cukup untuknya.

Hanya saja Lim Na Ri tidak pernah berpikir demikian. Ia tak pernah benar-benar tulus berteman dengan Choi Hyeong Wook yang menurutnya sangat bodoh. Na Ri berteman dengannya hanya karena Kim Geon Woo. Selama ini ia hanya pura-pura bisa menerima Hyeong Wook di pertemanan mereka, padahal aslinya ia sangat membenci lelaki itu.

2. Lim Na Ri

still cut drama If Wishes Could Kill (dok.Netflix/If Wishes Could Kill)

Lim Na Ri tak membalas perasaan Choi Hyeong Wook karena ia telah menyukai Kim Geon Woo. Namun, ternyata cintanya juga bertepuk sebelah tangan. Geon Woo justru menyukai Yoo Se Ah, mereka bahkan diam-diam jadian di belakang teman-temannya.

Lim Na Ri pun merasa dikhianati oleh mereka apalagi Yoo Se Ah yang notabene adalah orang baru di pertemanan mereka. Se Ah baru bergabung dengan mereka sesaat setelah ia menjadi siswa baru di SMP Seorin. Perempuan itu juga tahu jika ia telah lama menyukai Kim Geon Woo, tetapi Se Ah malah diam-diam menusuknya dari belakang.

Cinta yang tak berbalas serta pengkhianatan dari sang sahabat itulah yang membuat Lim Na Ri memiliki dendam yang kemudian diamanfaatkan oleh roh jahat. Rasa marah dan kecewa karena tak bisa mendapatkan Kim Geon Woo menjadikan ia sosok yang tak peduli lagi pada teman-temannya.

3. Kang Ha Joon

still cut drama If Wishes Could Kill (dok.Netflix/If Wishes Could Kill)

Selain Choi Hyeong Wook dan Lim Na Ri, ada pula Kang Ha Joon yang cintanya juga bertepuk sebelah tangan. Lelaki pendiam itu rupanya diam-diam juga menaruh perasaan pada Yoo Se Ah. Ia jatuh cinta pada perempuan itu sejak pandangan pertama saat Se Ah baru saja pindah ke sekolahnya.

Namun, selama ini Kang Ha Joon menahan perasaan itu lantaran ia tahu bahwa Yoo Se Ah tak pernah menganggapnya lebih dari seorang sahabat. Selain itu, ia juga tak mau merusak pertemanannya karena ia tahu Kim Geon Woo juga menyukai Se Ah.

Berbeda dengan Lim Na Ri yang tak bisa menerima bahwa cintanya tak berbalas, Kang Ha Joon justru menyikapi hal tersebut dengan pikiran yang bijak dan dewasa. Ia bersikap legowo dengan membiarkan kedua sahabatnya bahagia. Bahkan, perasaan yang ia miliki tak menghalanginya untuk membantu mereka yang sedang dalam bahaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team