Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pemicu Kemarahan Byeon Eun A kepada Hwang Dong Man di We Are All Trying Here
still cut drama Korea We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)
  • Hubungan Byeon Eun A dan Hwang Dong Man memanas setelah ucapan spontan Hwang tanpa sadar menyinggung luka lama Byeon Eun A terkait naskah yang pernah ia tulis untuk Ma Jae Yeong.
  • Kemarahan Byeon Eun A dipicu kondisi emosionalnya yang rapuh akibat kemunculan kembali sang ibu, Oh Jeong Hui, yang justru memperburuk luka masa lalunya dengan sikap egois dan menyakitkan.
  • Byeon Eun A merasa keputusan masa lalunya membantu Ma Jae Yeong tidak pantas dihakimi, karena ia melakukannya dengan tulus meski akhirnya harus menanggung luka dan kehilangan pengakuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hubungan Byeon Eun A dan Hwang Dong Man selama ini selalu terasa nyaman dibanding hubungan mereka dengan orang lain di sekitar mereka. Keduanya sama-sama menyimpan luka, tekanan hidup, serta rasa cemas yang sulit dipahami orang lain. Karena itulah, Byeon Eun A perlahan mulai merasa aman berada di dekat Hwang Dong Man, seseorang yang tidak memaksanya untuk berpura-pura kuat setiap saat.

Namun, di episode terbaru We Are All Trying Here, hubungan mereka sempat memanas untuk pertama kalinya. Di tengah kondisi emosional Byeon Eun A yang sedang kacau akibat kemunculan kembali ibunya, ucapan Hwang Dong Man justru tanpa sadar menyinggung luka lama yang selama ini ia pendam sendiri. Emosi Byeon Eun A akhirnya meledak hingga membuat dirinya kembali mimisan karena tekanan yang terlalu besar. Berikut tiga pemicu kemarahan Byeon Eun A kepada Hwang Dong Man di We Are All Trying Here.

1. Ucapan Hwang Dong Man tanpa sadar menyinggung luka Byeon Eun A

still cut drama Korea We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Selama ini Hwang Dong Man memang dikenal sebagai sosok yang sering berbicara tanpa memikirkan lebih dulu bagaimana perasaan orang lain. Ia cenderung mengutarakan apa yang ada di pikirannya secara langsung, terutama ketika sedang emosi atau merasa tidak adil terhadap suatu hal. Namun kali ini, perkataannya justru menjadi pemicu kemarahan Byeon Eun A yang selama ini jarang menunjukkan emosinya secara terbuka.

Saat membahas Ma Jae Yeong yang akan debut menggunakan naskah hasil bantuan Byeon Eun A, Hwang Dong Man terus mempertanyakan alasan Byeon Eun A membiarkan hal itu terjadi. Ia merasa kesal karena Ma Jae Yeong bisa mendapatkan kesempatan debut dengan mudah, sedangkan banyak orang lain harus berjuang keras bertahun-tahun. Tanpa sadar, nada bicara dan pertanyaan Hwang Dong Man terdengar seperti menyalahkan Byeon Eun A atas keputusan yang pernah ia buat di masa lalu.

Bagi Byeon Eun A, ucapan itu terasa sangat menyakitkan karena ia sendiri sudah berusaha mengikhlaskan semuanya. Ia memilih memakai nama samaran dan tidak mengambil pengakuan atas naskah tersebut demi menjaga hubungan dan perasaannya saat itu. Ketika Hwang Dong Man terus membahasnya dengan nada penuh emosi, Byeon Eun A merasa luka lamanya kembali dibuka dan dipermasalahkan, hingga akhirnya ia memilih pergi sambil menahan kemarahan dan tekanan yang kembali membuatnya mimisan.

2. Kondisi emosional Byeon Eun A memang sedang berada di titik terburuk

still cut drama Korea We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Kemunculan Oh Jeong Hui kembali dalam hidup Byeon Eun A menjadi salah satu alasan terbesar emosinya mudah meledak. Selama ini Byeon Eun A berusaha hidup tenang bersama neneknya dan mencoba menekan semua trauma masa kecilnya. Namun kedatangan ibunya kembali membuka semua luka lama yang selama ini berusaha ia kubur sendirian.

Oh Jeong Hui tidak benar-benar datang untuk meminta maaf atau memperbaiki hubungan mereka. Sebaliknya, ia justru kembali bersikap egois dengan meminta Byeon Eun A pindah dari rumah neneknya demi menjaga citra dirinya di mata publik. Sikap itu membuat Byeon Eun A merasa dirinya kembali diperlakukan seperti beban dan sesuatu yang memalukan, sama seperti ketika ia ditinggalkan saat kecil dulu.

Karena itulah, saat Hwang Dong Man mulai mengkritik keputusannya membantu Ma Jae Yeong, semua emosi yang sejak tadi ia tahan langsung meluap begitu saja. Byeon Eun A sebenarnya bukan marah hanya karena ucapan Hwang Dong Man, tetapi karena dirinya memang sudah terlalu lelah secara mental.

3. Byeon Eun A merasa keputusan masa lalunya tidak seharusnya dihakimi

still cut drama Korea We Are All Trying Here (dok. JTBC/We Are All Trying Here)

Bagi Byeon Eun A, membantu Ma Jae Yeong di masa lalu bukan sesuatu yang mudah ataupun sederhana. Semua itu terjadi karena dirinya benar-benar menyukai dan mempercayai orang tersebut saat itu. Ia membantu bukan karena dipaksa, tetapi karena ia memilih melakukannya atas perasaannya sendiri. Meski pada akhirnya keputusan itu justru melukai dirinya sendiri, Byeon Eun A sudah berusaha menerima semuanya tanpa menyalahkan siapa pun.

Karena itulah, ketika Hwang Dong Man terus mempertanyakan tindakannya, Byeon Eun A merasa seolah semua pengorbanan dan luka yang pernah ia alami dianggap sebagai kesalahan bodoh. Ia tidak nyaman mendengar cara Hwang Dong Man berbicara seakan dirinya terlalu lemah karena membiarkan Ma Jae Yeong debut menggunakan hasil kerja kerasnya.

Di sisi lain, Byeon Eun A juga sadar bahwa ia memang tidak pernah pandai menahan dirinya ketika menyangkut orang yang ia sayangi. Ia selalu memilih membantu dan memberi tanpa memikirkan dirinya sendiri terlebih dahulu. Maka ketika Hwang Dong Man mengkritik keputusan itu, Byeon Eun A merasa dirinya sedang dihakimi atas ketulusan yang dulu pernah ia berikan.

Pertengkaran Byeon Eun A dan Hwang Dong Man di We Are All Trying Here menunjukkan bahwa hubungan yang terasa paling nyaman sekalipun tetap bisa terluka karena perkataan yang salah di waktu yang tidak tepat. Di balik kemarahan Byeon Eun A, tersimpan begitu banyak luka lama dan tekanan yang selama ini terus ia pendam sendirian hingga akhirnya tidak mampu ia tahan lagi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team