Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuplikan drakor To My Beloved Thief
Cuplikan drakor To My Beloved Thief (x.com/kbs_drama)

Intinya sih...

  • Dianggap budak di rumahnya sendiri

  • Gak dapat kesempatan berperan sebagai anak maupun adik perempuan bagi keluarga sah ayahnya

  • Gak punya kesempatan hidup seperti anak perempuan pejabat lain

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hong Eun Jo (Nam Ji Hyun) merupakan seorang tabib yang bekerja untuk membantu rakyat miskin dan lingkungan sekitar rumahnya di drakor To My Beloved Thief (2026). Latar belakang Hong Eun Jo membuatnya harus lebih banyak bekerja untuk beli obat ibunya yang sakit. Sekalipun merupakan salah satu anak dari seorang pejabat pemerintahan yang lengser, Hong Eun Jo gak dilahirkan dari istri sah.

Hong Eun Jo lahir dari hubungan pejabat dan budak yang dijadikan sebagai selir. Dengan kondisi hidup ini, Hong Eun Jo punya aturan hidup yang telah ditetapkan masyarakat untuk dirinya. Gak hanya itu, dia juga membawa berbagai stigma sosial yang berkonotasi negatif selama hidupnya.

Stigma ini membuat Eun Jo kesulitan untuk bertahan hidup di tengah masyarakat tradisional Joseon saat itu. Lalu, stigma sosial apa saja yang disematkan pada Hong Eun Jo di drakor To My Beloved Thief?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Dianggap budak di rumahnya sendiri

Cuplikan drakor To My Beloved Thief (x.com/kbs_drama)

Selir masyarakat biasa jelas sangat berbeda dengan selir kerajaan. Ketika perempuan melahirkan seorang anak untuk pejabat, mereka biasanya diperlakukan sesuai dengan status sosial mereka. Hal ini juga dialami oleh ibu Eun Jo, Chun Seom (Seo Young Hee). 

Chun Seom melahirkan seorang anak dari hubungannya dengan majikannya, Hong Min Jik (Kim Seok Hoon). Hong Min Jik merupakan salah satu tangan kanan Raja Joseon yang dihukum karena menolak perintah Raja. Kondisi ini jelas membuat keluarganya harus jatuh miskin dan kehilangan seluruh status sosialnya.

Sayangnya, Hong Eun Jo harus bertahan hidup dengan membantu ibunya mengurus rumah. Mereka juga masih berperan sebagai budak yang gak mendapatkan pakaian maupun kesempatan layaknya keluarga teknokrat lainnya.

2. Gak dapat kesempatan berperan sebagai anak maupun adik perempuan bagi keluarga sah ayahnya

Cuplikan drakor To My Beloved Thief (x.com/kbs_drama)

Hong Eun Jo tinggal di sebuah rumah kecil bersama ayah, ibu, dan kakak laki-lakinya, Hong Dae Il (Song Ji Ho). Sayangnya, Hong Eun Jo gak punya kesempatan untuk memanggil ayahnya dengan sebutan ‘ayah’. Dia hanya bisa memanggil ayahnya dengan sebutan ‘tuan’.

Kondisi ini juga dialami Hong Eun Jo ketika menghadapi kakak laki-lakinya. Sekalipun punya hubungan darah, Hong Eun Jo memanggil Hong Dae Il sebagai ‘tuan muda’. Dia juga mengurus segala keperluan kakak laki-lakinya layaknya seorang budak.

Sayangnya, Hong Eun Jo gak bisa berinteraksi dengan kakaknya layaknya kakak sendiri. Teman-teman kakaknya bahkan menekankan Hong Eun Jo jika perlakuannya sangat gak sopan. Dia hanya seorang anak dari budak keluarga mereka. Dia gak pantas berinteraksi layaknya saudara dengan Hong Dae Il.

3. Gak punya kesempatan hidup seperti anak perempuan pejabat lain

Cuplikan drakor To My Beloved Thief (x.com/kbs_drama)

Dalam hal pernikahan, Hong Min Jik berusaha untuk menikahkan Hong Eun Jo dengan seorang putra sahabatnya. Sayangnya, Hong Eun Jo jelas gak punya kesempatan jadi istri sah karena status sosialnya. Namun, mimpi Eun Jo jauh lebih mudah daripada harapan ayahnya.

Eun Jo hanya ingin hidup aman dan nyaman sekalipun gak menikah. Dia hanya ingin hidup berdampingan dengan ibunya dan merawatnya hingga tua. Gak hanya itu, dia juga sangat menyukai pekerjaannya sebagai tabib masyarakat.

Stigma sosial ini membuat Eun Jo harus memikirkan masa depan semaksimal mungkin. Dia jelas gak punya keistimewaan layaknya laki-laki di Joseon. Lalu, apakah Hong Eun Jo akan melewati hidupnya sesuai dengan kemauannya di drakor To My Beloved Thief?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorInaf Mei