Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Drakor 2026 yang Angkat Isu Mental Health dengan Relatable
still cut drama Korea Sold Out On You (instagram.com/sbsdrama.official)
  • Drama Korea 2026 menyoroti isu kesehatan mental sebagai inti cerita, menggambarkan perjalanan karakter menghadapi depresi, kehilangan, dan tekanan hidup dengan pendekatan yang lebih realistis dan emosional.
  • Lima judul utama seperti The Legend of Kitchen Soldier hingga Can This Love Be Translated? menampilkan proses penyembuhan batin melalui dukungan lingkungan, hubungan personal, serta penerimaan diri secara perlahan.
  • Keseluruhan drama menunjukkan keberanian industri drakor dalam mengangkat tema luka batin tanpa kehilangan sisi hiburan, menjadikannya relatable bagi penonton muda yang mencari makna dan empati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2026

Lima drama Korea dirilis dengan fokus utama pada isu kesehatan mental. Setiap judul menampilkan perjalanan karakter yang berjuang menghadapi trauma, depresi, dan proses penyembuhan diri.

kini

Drakor 2026 dianggap semakin berani mengangkat tema emosional dan realistis tentang kesehatan mental, menjadikannya bagian penting dalam perkembangan cerita televisi Korea modern.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Lima drama Korea tahun 2026 menyoroti isu kesehatan mental sebagai tema utama, menggambarkan perjuangan karakter menghadapi trauma, depresi, dan proses penyembuhan emosional melalui berbagai genre seperti romansa dan kisah kehidupan.
  • Who?
    Para pemeran utama termasuk Park Ji Hoon, Chae Won Bin, Go Youn Jung, Koo Kyo Hwan, serta sejumlah aktor lain yang memerankan karakter dengan latar belakang luka batin dan perjalanan pemulihan diri.
  • Where?
    Drama-drama tersebut diproduksi di Korea Selatan dan ditayangkan untuk penonton domestik maupun internasional melalui berbagai platform penyiaran dan layanan streaming.
  • When?
    Seluruh drama dijadwalkan tayang pada tahun 2026 sebagai bagian dari deretan produksi baru industri hiburan Korea Selatan.
  • Why?
    Peningkatan perhatian terhadap isu kesehatan mental mendorong pembuat drama untuk menghadirkan cerita yang lebih realistis dan empatik agar penonton dapat memahami perjuangan emosional para tokohnya.
  • How?
    Masing-masing drama menampilkan pendekatan berbeda—mulai dari kisah healing hangat hingga konflik batin mendalam—dengan narasi yang memperlihatkan proses penerimaan diri dan dukungan lingkungan sekitar dalam pemulihan mental.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2026 ada lima drama Korea baru yang ceritanya tentang orang-orang yang sedih dan berjuang di hati mereka. Ada yang kehilangan ayah, ada yang kesepian, ada juga yang capek hidup. Mereka semua pelan-pelan belajar sembuh dan bahagia lagi. Ceritanya bikin orang ngerti kalau perasaan sedih itu bisa disembuhkan dengan kasih dan teman baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Deretan drama Korea 2026 ini menunjukkan perkembangan positif dalam cara industri hiburan menyoroti isu kesehatan mental. Dengan pendekatan yang hangat, realistis, dan penuh empati, setiap cerita menghadirkan proses penyembuhan yang manusiawi serta menggambarkan kekuatan dukungan sosial dan penerimaan diri. Hasilnya, tema berat terasa menyentuh tanpa kehilangan sisi menghibur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama Korea 2026 hadir dengan cerita yang semakin berani membahas kesehatan mental dari berbagai sudut pandang. Tidak lagi sekadar menjadi konflik sampingan, isu ini menjadi inti cerita yang membentuk perjalanan karakter utama. Penonton dibuat lebih mudah memahami rasa kehilangan, depresi, hingga tekanan hidup yang dialami para tokohnya.

Menariknya, setiap drama memiliki pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan isu tersebut. Ada yang dibalut kisah healing hangat, romansa, dan perjuangan hidup penuh luka batin. Berikut lima drakor 2026 yang mengangkat isu mental health dengan cerita emosional dan penuh makna.

1. The Legend of Kitchen Soldier

still cut drama Korea The Legend of Kitchen Soldier (instagram.com/tvn_drama)

Drama ini menghadirkan kisah Kang Seong Jae (Park Ji Hoon) yang berusaha menjalankan tugas wajib militernya sambil memikul trauma kehilangan sang ayah. Kehidupan keras membuatnya tumbuh menjadi sosok tertutup dan sulit memercayai orang lain. Luka batin memengaruhi caranya memandang hidup dan dirinya sendiri.

Menariknya, drama ini tidak hanya fokus pada kesedihan Kang Seong Jae semata. Penonton juga diperlihatkan bagaimana lingkungan yang suportif perlahan membantu dirinya bangkit dari depresi. Proses penyembuhannya terasa realistis karena dibangun lewat hal sederhana dan perjuangan kecil sehari-hari.

2. Sold Out On You

still cut drama Korea Sold Out On You (instagram.com/sbsdrama.official)

Sold Out On You mengangkat kehidupan Dam Ye Jin (Chae Won Bin) yang tumbuh tanpa kehangatan keluarga sejak kecil. Kekosongan emosional tersebut membuatnya menjadi pribadi yang penuh luka, tetapi tak ia sadari. Drama ini banyak menyoroti rasa kesepian yang sering tersembunyi di balik sikap tenang seseorang.

Drama ini juga memperlihatkan bagaimana trauma masa lalu memengaruhi hubungan percintaan dan pertemanan. Luka batin Dam Ye Jin bahkan membuat dirinya juga mengalami luka fisik. Konflik emosional yang dibangun terasa dekat dengan realitas sehingga membuat penonton mudah ikut terhubung dengan karakternya.

3. We Are All Trying Here

still cut drama Korea We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

We Are All Trying Here menjadi salah satu drama healing paling emosional tahun ini. Byeon Eun A (Go Youn Jung) digambarkan mengalami depresi akibat tekanan hidup dan perasaan ditinggalkan. Drama ini memperlihatkan bahwa kelelahan mental tidak selalu terlihat jelas dari luar.

Di sisi lain, Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan) juga menjalani hidup dengan perasaan hampa dan kehilangan arah. Kedua karakter tersebut dipertemukan dalam kondisi sama-sama rapuh. Drama ini berhasil menunjukkan bahwa setiap orang sebenarnya sedang berjuang dengan luka masing-masing.

 

4. In Your Radiant Season

still cut drama Korea In Your Radiant Season (instagram.com/mbcdrama_now)

In Your Radiant Season hadir dengan nuansa hangat yang menenangkan sejak episode awal. Drama ini membahas burnout dan kehilangan semangat hidup karena dihantui penyesalan masa lalu. Perjalanan emosionalnya dibuat perlahan sehingga penonton dapat memahami perubahan perasaan tokohnya dengan lebih mendalam.

Meski memiliki tema cukup berat, drama ini tetap terasa ringan karena dipenuhi momen sederhana yang menyentuh hati. Karakter utamanya belajar menemukan kebahagiaan kecil dari hal-hal yang selama ini ia abaikan. Pesan tentang menerima diri sendiri juga disampaikan dengan lembut tanpa terasa menggurui.

 

5. Can This Love Be Translated?

still cut drama Korea Can This Love Be Translated? (instagram.com/netflixkr)

Can This Love Be Translated? membungkus isu kesehatan mental lewat kisah romansa yang manis sekaligus emosional. Kedua karakter utamanya sama-sama memiliki luka batin dan kesulitan dalam mengekspresikan perasaan mereka. Drama ini memperlihatkan bahwa luka masa lalu dapat memengaruhi kepribadian seseorang di masa dewasanya.

Menariknya, hubungan mereka berkembang bukan karena cinta instan. Mereka perlahan belajar memahami trauma satu sama lain dan mencoba membuka hati sedikit demi sedikit. Proses tersebut membuat kisah romansa dalam drama ini terasa memiliki kedalaman emosional yang kuat.

Kelima drama tadi membuktikan bahwa drakor 2026 semakin berani menghadirkan cerita yang emosional tanpa kehilangan sisi menghiburnya, terutama lewat karakter-karakter yang penuh luka batin tetapi realistis. Drama-drama ini berhasil menunjukkan bahwa perjuangan mental para tokohnya menjadi bagian penting yang membuat dramanya terasa begitu membekas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorInaf Mei