Taxi Driver 3 menghadirkan konflik yang terasa lebih berlapis dibanding musim sebelumnya. Rainbow Taxi tidak lagi hanya berhadapan dengan penjahat individual atau sindikat kecil, melainkan sebuah organisasi kriminal siber berskala global dari Pulau Samheung atau yang dijuluki sebagai Kelompok Samheung. Menariknya, semakin jauh cerita berjalan, semakin terlihat bahwa pertarungan mereka bukan sekadar antara baik dan jahat, melainkan antara dua sistem yang sama-sama rapi.
Alih-alih digambarkan hitam dan putih, Taxi Driver 3 justru menunjukkan kemiripan struktur antara Rainbow Taxi dan Kelompok Samheung. Ada lima kesamaan utama yang membuat konflik keduanya terasa seperti cermin terbalik, di mana perbedaan moral menjadi satu-satunya garis pemisah di antara mereka.
