Dalam Don’t Call Me Ma’am, Jo Na Jeong (Kim Hee Seon) menjadi salah satu karakter yang paling banyak menanggung luka, tetapi juga yang paling kuat menunjukkan perjalanan bangkitnya. Setelah enam tahun menjadi ibu rumah tangga tanpa dukungan suami, ia kembali masuk dunia kerja yang keras dan penuh persaingan. Alih-alih disambut dengan apresiasi, Jo Na Jeong justru menghadapi tantangan berlapis yang menguji ketahanan mental, harga diri, dan keyakinannya pada kemampuan sendiri.
Perjuangannya tidak hanya soal bertahan hidup, tetapi juga membangun kembali identitas yang pernah hilang. Ada begitu banyak tembok yang harus ia robohkan sendiri karena orang-orang di sekitarnya lebih sering meremehkan daripada membantu.
Dari dinamika kantor yang kejam hingga hubungan rumah tangga yang dingin, Jo Na Jeong harus berjuang di banyak medan sekaligus. Berikut lima pertarungan terbesar Jo Na Jeong dan bagaimana masing-masing menjadi titik balik penting dalam perjalanan hidupnya.
