Sejak episode awal, Honour langsung menegaskan dirinya bukan sekadar drakor hukum dengan adegan ruang sidang yang kaku. Drama ini membuka cerita dengan ritme yang tegas, isu yang berat, dan karakter-karakter perempuan yang berdiri di pusat konflik, bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai penggerak utama cerita.
Alih-alih bermain aman, Honour memilih menyuguhkan konflik sejak menit awal dengan sudut pandang yang tajam dan emosional. Ada lima plot awal yang membuat drama ini terasa kuat, relevan, dan sulit dilepaskan, sekaligus menjadi fondasi penting bagi arah cerita selanjutnya.
