Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Cara Licik Lee Yang Mi Mempertahankan Kekuasaan di Climax, Kejam!
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

Lee Yang Mi (Cha Joo Young) di Climax punya segudang cara licik untuk mempertahankan kekuasaannya. Hal ini menarik, karena biasanya orang yang penuh ambisi dan intrik adalah laki-laki, tapi Yang Mi adalah perempuan yang bisa dibilang disegani di dunia politik dan hiburan.

Kira-kira, kenapa bisa demikian? Apa hal yang membuat Lee Yang Mi jadi lebih mudah mempertahankan kekuasaannya di Climax? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

1. Lee Yang Mi paham bahwa informasi adalah senjata. Saat isu mulai lepas kendali, ia memanfaatkan YouTuber sebagai senjata andalannya

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

2. Dalam situasi genting seperti suaminya yang kolaps, fokus Yang Mi bukan pada kepanikan, tapi pada apa yang tersisa untuk diamankan, termasuk warisan

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

3. Yang Mi jarang turun tangan langsung. Ia lebih sering menggerakkan orang lain baik itu media, pihak luar, ataupun koneksi tersembunyi

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

4. Ia rela menikahi pria tua kaya raya, melahirkan anaknya, demi bisa melanggengkan kekuasaan, meskipun ia menikah tanpa cinta

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

5. Ia tampil sebagai istri setia dan ibu yang peduli, menciptakan legitimasi moral di mata orang lain

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

6. Yang Mi juga bermain di ranah spiritual. Ia kerap menentukan keputusan-keputusan krusial dengan melihat ramalan peramal andalannya

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

7. Ini jadi taktik paling berpengaruh, karena dengan melihat ramalan, Yang Mi bisa menjadi tenang di tengah situasi yang penuh ketidakpastian

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

Lee Yang Mi di Climax jadi karakter paling berbahaya karena ia sangat dominan dalam hal apapun. Dalam dunia yang penuh intrik ini, ia muncul sebagai perempuan yang hampir tak terkalahkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team