Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Diskriminasi Didapat Seong Hui Ju di Perfect Crown, Malang!
still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)
  • Seong Hui Ju, putri kedua konglomerat Castle Group, menghadapi diskriminasi berat karena statusnya sebagai anak haram meski dikenal cerdas dan karismatik.
  • Sejak sekolah, Hui Ju sering kehilangan kesempatan seperti akses latihan dan penghargaan akademik akibat perbedaan status sosial dengan keluarga bangsawan.
  • Dalam dunia Perfect Crown yang dipimpin monarki konstitusional, Hui Ju terus dipandang rendah dan berjuang keras agar tak lagi direndahkan oleh sistem kelas sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
masa sekolah

Seong Hui Ju kehilangan banyak kesempatan karena statusnya sebagai anak haram dan bukan bangsawan. Ia tidak dapat menggunakan arena memanah di luar jam operasional, sementara siswa bangsawan memiliki akses penuh.

kelas sembilan

Saat meraih peringkat pertama akademik, Hui Ju tidak mendapat apresiasi melainkan kritik halus dari kepala akademi yang memintanya untuk tidak mengalahkan putra bangsawan.

kini

Saat beranjak dewasa, Hui Ju masih menghadapi kesulitan karena keluarga bangsawan memiliki lebih banyak akses. Ia hanya bisa menikah dengan pria biasa dan terus mengalami diskriminasi sosial.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Diskriminasi yang dialami karakter Seong Hui Ju dalam drama Korea “Perfect Crown”, mencakup pembatasan akses, perlakuan tidak adil di sekolah, dan keterbatasan sosial karena status kelahirannya.
  • Who?
    Seong Hui Ju, diperankan oleh IU, putri kedua dari konglomerat Seong Hyeon Guk yang dikenal sebagai pemilik Castle Group dalam cerita drama tersebut.
  • Where?
    Kisah berlangsung di Malang sebagai lokasi penayangan dan berlatar dunia fiksi Korea Selatan dalam drama “Perfect Crown”.
  • When?
    Peristiwa diskriminasi digambarkan sejak masa sekolah hingga dewasa dalam alur cerita yang tayang sejak penayangan perdana drama “Perfect Crown”.
  • Why?
    Diskriminasi terjadi karena status Seong Hui Ju sebagai anak haram dan bukan keturunan bangsawan, sehingga ia dipandang rendah meski berprestasi tinggi.
  • How?
    Ia kehilangan kesempatan akademik, dibatasi menggunakan fasilitas latihan, dikritik saat berprestasi, serta mengalami kesulitan sosial dan pernikahan akibat sistem kelas bangsawan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Seong Hui Ju itu gadis cantik dan pintar, anak orang kaya banget. Tapi orang-orang suka jahat sama dia karena katanya dia anak haram. Waktu sekolah dia nggak boleh latihan lama, padahal yang bangsawan boleh. Dia juga dimarahin pas jadi juara. Sekarang dia susah dapat kesempatan bagus, tapi dia tetap berusaha kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun Seong Hui Ju menghadapi berbagai bentuk diskriminasi di Perfect Crown, kisahnya menampilkan kekuatan karakter yang luar biasa. Ia tetap berusaha mempertahankan kecerdasan, keanggunan, dan tekadnya meski dunia sekitarnya tidak adil. Keteguhannya untuk tidak menyerah pada keadaan menunjukkan semangat juang yang menginspirasi dari sosok yang terus berusaha meraih haknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Karakter Seong Hui Ju (IU) sejak penayangan perdana drakor Perfect Crown sudah punya citra kuat yang cepat melekat dalam ingatan para penggemar KDrama yang jadi penonton setianya. Seong Hui Ju merupakan putri kedua dari Seong Hyeon Guk (Jo Seung Yeon) yang bersinar sebagai konglomerat nomor satu di dunia bisnis selaku pemilik Castle Group. Ia tampil dengan citra sebagai gadis karismatik yang memiliki kecantikan sekaligus kecerdasan total.

Namun, citra sempurnanya yang ia bangun susah payah di depan publik itu akan selalu tercoreng oleh fakta jika ia hanyalah seorang putri haram dari hubungan terlarang sang ayah. Satu fakta yang bahkan berada di luar kendalinya ini memberikan banyak pengaruh dalam kehidupannya.

Karena fakta itu, Seong Hui Ju banyak kehilangan peluang yang seharusnya bisa ia dapatkan. Meski berstatus sebagai putri konglomerat nomor satu di Korea Selatan, Seong Hui Ju tak luput dari sejumlah diskriminasi yang telah dirangkum di bawah ini.

1. Karena statusnya warga biasa dan bukan bangsawan terlebih ia dikenal sebagai anak haram, sejak masa sekolah Hui Ju banyak kehilangan kesempatan

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

2. Seperti kala ada perlombaan antar klan, Hui Ju tak bisa menggunakan arena memanah untuk latihan jika melebihi waktu operasional

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

3. Namun, siswa yang berasal dari keluarga bangsawan justru punya akses dan bahkan memiliki kunci untuk gerbang arena itu

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

4. Saat jadi peringkat pertama dalam hal akademik di kelas sembilan, bukannya dapat apresiasi Hui Ju justru dikritik secara halus oleh kelapa akademi

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

5. Hui Ju secara tidak langsung diminta untuk sadar posisi dan tak mengalahkan putra dari keluarga bangsawan

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

6. Kini saat beranjak dewasa, Hui Ju juga kesulitan mengepakkan sayapnya karena keluarga bangsawan selalu punya akses lebih dari yang ia miliki

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

7. Sebagai warga sipil biasa terlebih statusnya sebagai anak haram, Hui Ju hanya bisa menikah dengan pria biasa-biasa saja

still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

Karena Korea Selatan dipimpin oleh monarki konstitusional, meski punya nilai diri yang tinggi dari segi paras, kecerdasan dan pencapaian, Seong Hui Ju tetap dipandang rendah dalam drakor Perfect Crown. Sementara anak yang lahir dari garis keturunan bangsawan terus disanjung walau tak mumpuni dalam segala hal.

Karena statusnya, Seong Hui Ju kehilangan banyak kesempatan dan haknya. Beberapa di antaranya telah dirangkum di atas. Karena diskriminasi yang didapatkan ini, Seong Hui Ju selalu mengatakan jika lebih baik menang dengan cara curang dari pada berbuat jujur. Seong Hui Ju tak mau kehilangan satu kesempatan pun yang seharusnya ia miliki. Tangguh sekali ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorInaf Mei