Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Hubungan Rumit Antar Karakter di Drakor Climax, Semuanya Berambisi!
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

Climax tak hanya menceritakan konflik besar di permukaan, tapi juga jaringan hubungan antar karakter yang saling bertabrakan dan berkesinambungan. Di balik status, kekuasaan, dan popularitas, tiap karakter menyimpan ambisinya masing-masing.

Menariknya, ambisi ini tak pernah benar-benar sejalan. Jadi, meski mereka berkoalisi, ada kemungkinan mereka terus berkonflik. Inilah tujuh hubungan rumit antar karakter di drama Korea Climax. Apa saja?

1. Sebagai suami istri, Tae Seop dan Sang Ah terlihat glamor dari luar. Tapi di dalamnya, mereka berjalan ke arah yang berbeda

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

2. Tae Seop mengejar kekuasaan politik, sementara Sang Ah berjuang mengembalikan eksistensinya di dunia hiburan. Ambisi ini perlahan menggerus kepercayaan

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

3. Tae Seop mengandalkan Kwon Jong Uk untuk mensponsorinya. Namun hubungan ini bukan soal kerja sama biasa, melainkan permainan strategi yang pelik

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

4. Untuk mendekati Jong Uk, Tae Seop memilih menjatuhkan Lee Yang Mi, sosok paling berpengaruh, berkuasa, dan punya kendali atas banyak orang

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

5. Di sisi lain, Sang Ah justru berada di bawah kendali Lee Yang Mi. Demi kembali bersinar, ia menerima bantuan Yang Mi yang memanfaatkannya

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

6. Hwang Jeong Won muncul sebagai sosok misterius yang membantu Tae Seop dari balik layar. Ia melakukan banyak hal ilegal demi Tae Seop

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

7. Ia tampak loyal, tapi caranya memperhatikan Tae Seop mengisyaratkan sesuatu yang lebih personal. Apakah ia menyukai Tae Seop?

Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

Konflik Climax memuncak ketika Tae Seop ingin menghancurkan Lee Yang Mi, sementara Sang Ah justru bergantung padanya untuk bertahan. Di titik ini, mereka bukan lagi pasangan yang saling mendukung, melainkan dua orang yang berdiri di sisi berlawanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team