Sejak awal, Park Mu Gyeong yakin bahwa mayat di selokan berkaitan dengan Sarah Kim. Tato yang identik, tas mewah yang sama, hingga penampilan yang nyaris tak bisa dibedakan membuat semuanya mengarah pada satu nama. Namun, semakin dalam ia menyelidiki, semakin ia sadar bahwa Sarah Kim bukan sekadar tersangka—melainkan teka-teki identitas yang rumit dan terstruktur.
Di titik ketika kebenaran hampir terungkap, Park Mu Gyeong justru dihadapkan pada pilihan yang bertentangan dengan idealismenya. Alih-alih menyeret Sarah Kim ke balik jeruji, ia terpaksa menyetujui pengakuannya sebagai Kim Mi Jeong. Berikut tiga alasan di balik keputusan pahit tersebut.
