Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Alasan Si Pembunuh Ditampilkan Lebih Awal di The Scarecrow
cuplikan drama The Scarecrow. (instagram.com/ena_drama)
  • Drama The Scarecrow menampilkan pembunuh, Lee Gi Hwan, lebih awal untuk mengalihkan fokus penonton dari misteri pelaku ke kritik terhadap sistem hukum yang rusak di masa lalu.
  • Pengakuan Gi Hwan di masa kini menjadi titik balik penting yang berpotensi mengubah pandangan dan kondisi hukum setelah kebenaran lama akhirnya terungkap.
  • Keterlibatan jaksa dan detektif dalam kasus salah tangkap di masa lalu menunjukkan dampak besar pengakuan Gi Hwan terhadap kehidupan mereka di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama The Scarecrow menunjukkan berbagai plot twist yang terjadi. Salah satunya yaitu sosok si pembunuh dimunculkan sejak awal, tepatnya di episode 7 yang tayang minggu lalu. Seperti diketahui, kasus pembunuhan berantai di Desa Gangseong tahun 1987-1988 ternyata belum terpecahkan sampai masa kini. Lewat interview di masa sekarang, sosok pembunuh itu ternyata Lee Gi Hwan (Jung Moon Sung). Di depan Kang Tae Joo (Park Hae Soo) yang sudah tua, ia mengakui pembunuhan yang dilakukannya di masa lalu.

Jika biasanya si pembunuh dimunculkan di akhir episode, drama ini memilih untuk ditayangkan di pertengahan. Mengapa demikian? Yuk, disimak kemungkinan alasannya!

1. Fokus penonton dialihkan ke sistem hukum di masa itu

cuplikan drama The Scarecrow. (instagram.com/ena_drama)

Pembunuhan di Desa Gangseong membuat kepolisian dan kejaksaan frustrasi karena sulit menangkap pembunuhnya. Berbagai cara dan jebakan dilakukan untuk menangkap pembunuh itu. Berbagai bukti juga didapat, namun itu belum cukup untuk mengetahui si pembunuh keji tersebut.

Rasa frustrasi itu membuat kepolisian dan kejaksaan blunder. Meski bukti-bukti yang ada belum cukup dan tak kuat, aparat tersebut menangkap orang-orang yang dicurigai. Lee Gi Beom (Song Geon Hee) dan Im Seok Man (Baek Seung Hwan) jadi korban salah tangkap. Keduanya dipaksa mengaku, diancam, bahkan dianiaya oleh beberapa oknum detektif dan jaksa yang tak bertanggung jawab.

Nah, dimunculkannya Gi Hwan di awal menunjukkan bahwa drama satu ini ingin mengalihkan fokus penonton. Jika sebelumnya penonton dibuat penasaran dengan sosok pembunuhnya, kini di saat sudah tahu siapa dalangnya, maka fokus penonton lebih memperhatikan sistem hukum yang bobrok di masa itu.

2. Pengakuan Lee Gi Hwan mengubah situasi masa depan

cuplikan drama The Scarecrow. (instagram.com/ena_drama)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Gi Hwan membuat pengakuan di masa depan langsung dihadapan Tae Joo. Melihat berbagai kejadian di masa lalu tentang sistem hukum yang ada saat itu, bukan tak mungkin kalau pengakuan Gi Hwan di masa kini bisa mengubah semuanya.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pengakuan dari mulut Gi Hwan sebagai tersangka sebenarnya merupakan fakta yang tak terbantahkan. Selain itu, fakta yang diungkap juga tak pernah diketahui di masa lalu. Maka tak heran, dengan diungkapnya Gi Hwan sebagai pembunuh di pertengahan episode, akan membawa perubahan kondisi di masa depan.

3. Keterlibatan orang-orang di masa lalu akan berdampak terhadap masa depan

cuplikan drama The Scarecrow. (instagram.com/ena_drama)

Pengakuan Gi Hwan tentang kejahatannya di masa lalu membuka tabir misteri yang belum terungkap. Kekerasan terhadap orang yang jadi korban salah tangkap pada saat itu pun memiliki dampak besar terhadap situasi di masa depan. Jaksa Cha Si Young (Lee Hee Jun), detektif Jang Myung Do (Jeon Jae Hong) dan Do Hyung Gu (Kim Eun Woo) yang terlibat intrik politik dari kasus ini akan menerima dampak dari pengakuan Gi Hwan di masa kini. Bukan tak mungkin, ketiganya akan menerima efek jera akibat perbuatannya. Kehidupan manis ketiganya di masa kini akan berubah total.

Memunculkan si pembunuh jauh dari episode terakhirnya memang terasa unik sekaligus berani. Penonton dibuat tak penasaran lagi dengan sosoknya, namun akan dialihkan dengan situasi-situasi yang sudah dijelaskan di atas. Akankah hal ini mengurangi rasa greget penonton terhadap drama ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article