cuplikan drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfecrt Crown)
Kalau biasanya di drama lain ada yang merasa terpaksa atau tertindas dalam menjalani kontrak, di sini kedua tokoh utamanya punya posisi yang sama-sama kuat. Alasan menikah kontraknya pun bukan cuma gara-gara disuruh orangtua atau urusan warisan, tapi murni karena kerja sama bisnis dan politik yang saling menguntungkan.
Seong Hui Ju menawarkan pernikahan kontrak untuk meraih status bangsawan. Sementara itu, I An butuh sekutu untuk memperkuat posisinya di istana. Pernikahan mereka dipandang sebagai langkah strategis yang dapat mengubah keseimbangan kekuasaan antara dunia ekonomi dan politik kerajaan.
Menariknya lagi, hubungan kontrak mereka berjalan tanpa batasan yang kaku. Kalau pasangan lain biasanya jaga jarak atau punya banyak aturan saat lagi berduaan, mereka berdua malah hobi flirting tipis-tipis dan gak keberatan tidur di ranjang yang sama, lho.
Pernikahan kontrak di drakor Perfect Crown memiliki "bobot" yang berbeda karena mempertaruhkan takhta dan stabilitas negara, bukan sekadar urusan pribadi. Serunya lagi, walau cuma pura-pura, Seong Hui Ju dan Pangeran I An selalu all out dalam menjalani sandiwara mereka sebagai pasangan.