Memiliki ayah yang demokratis, Mo Eun A (Kim Min Ju) sama sekali tidak dituntut untuk memenuhi ekspektasi ala orang tua pada umumnya. Meski terkesan menyenangkan, nyatanya hal itu malah membuat Eun A kehilangan dorongan untuk bermimpi. Baru setelah bertemu dengan Yeon Tae Seo (Park Jin Young) yang disiplin dan teratur, Eun A mulai mempertanyakan arah hidupnya. Inilah dampak kehadiran Tae Seo dalam hidup Eun A di Still Shining!
3 Dampak Kehadiran Tae Seo bagi Eun A di Still Shining

1. Tae Seo mendorong Eun A untuk berani bermimpi
Tak seperti anak lain yang dituntut berprestasi oleh orang tuanya, ayah Eun A tak pernah memaksakan apa pun pada sang anak. Meski masih remaja, Eun A dipandang sebagai manusia utuh yang berhak membuat pilihan sendiri. Lucunya, ketika diberi kebebasan penuh, Eun A malah meminta agar sesekali orang tuanya menuntutnya akan sesuatu.
Kebebasan ini membuat Eun A jadi tak pernah benar-benar serius memikirkan impiannya. Untungnya, kehadiran Yeon Tae Seo mulai membuat Eun A berani bermimpi. Meski tak sepintar Tae Seo, Eun A punya bakat lain: menggambar sayuran dan berbahasa Inggris.
Sayangnya, dengan dua bakatnya itu, Eun A masih tak berani membayangkan masa depannya. Namun, Tae Seo menenangkan Eun A dengan berkata bahwa suatu hari pasti ada profesi yang cocok dengan bakatnya. Saat pendaftaran universitas, Eun A pun mencoba untuk mendaftar hingga akhirnya diterima di jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, sebuah pencapaian yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
2. Eun A merasa hampa tanpa kehadiran Tae Seo
Setelah keduanya berkuliah, sayangnya mereka harus putus karena jarak. Tae Seo berkuliah di Seoul, sedangkan Eun A di Gangneung. Mereka kesulitan untuk mencocokkan jadwal pertemuan di tengah kesibukan Tae Seo sebagai tutor, kemudian disusul Eun A yang cuti kuliah dan bekerja sebagai hotelier.
Perlu kamu tahu, bahwa yang memutuskan hubungan adalah Eun A, lewat telepon pula. Namun, dalam perjalanan setelahnya, justru Eun A yang paling merindu sekaligus menyesal. Demi kembali mempertahankan hubungannya dengan Tae Seo, Eun A sempat berencana berhenti kerja.
Sayangnya, waktu tak mau berkompromi dengan penyesalannya. Sebab, di momen itu, Tae Seo baru saja menjalani wamil. Di titik inilah Eun A menyadari bahwa kehadiran Tae Seo sangat berharga dan merasa hampa tanpanya.
3. Kehadiran Tae Seo membuat Eun A menjadi impulsif
Satu dekade kemudian, setelah hubungan keduanya putus tanpa pernah punya kesempatan untuk benar-benar diperjuangkan, mereka kembali bertemu. Sayangnya, Eun A sudah menjalin hubungan dengan orang baru, Bae Seong Chan (Shin Jae Ha). Kehadiran Tae Seo kali ini tidak lagi berfungsi sebagai inspirasi, melainkan sebagai distraksi yang merusak.
Eun A memilih untuk melepaskan Seong Chan tanpa perjuangan, membuktikan bahwa bayang-bayang Tae Seo masih mendominasi perasaannya. Sikap tergesa-gesa Eun A untuk kembali ke pelukan Tae Seo yang berakhir dengan putus untuk kedua kalinya menegaskan bahwa dampak Tae Seo kali ini telah membuat Eun A kehilangan objektivitas dalam menilai kebahagiaannya sendiri.
Yeon Tae Seo adalah sosok yang memberikan "warna" dalam hidup Eun A. Ia mendorong Eun A untuk berani bermimpi. Namun, keterikatan emosional yang terlalu kuat pada masa lalu juga menjadi bumerang. Eun A menjadikan Tae Seo sebagai poros hidupnya, hingga terkadang ia lupa untuk tumbuh dan bahagia demi dirinya sendiri.