Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
poster drama Guardian: The Lonely and Great God dan Reply 1988
poster drama Guardian: The Lonely and Great God (Dok. tvN/Guardian: The Lonely and Great God) | poster drama Reply 1988 (Dok. tvN/Reply 1988)

Intinya sih...

  • Drakor romcom rilisan 2016 masih layak ditonton, dengan rating dua digit

  • Beberapa drakor yang direkomendasikan, seperti Dr. Romantic, Reply 1988, dan Love in the Moonlight

  • Berbagai kisah cinta dan komedi dalam drakor tersebut membuat penonton kesulitan move on

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Telah masuk tahun 2026, tentunya semakin banyak drama yang digarap oleh tim produksi asal Korea Selatan. Tahun ini pun menunjukkan bahwa drakor rilisan 2016 telah masuk usia 10 tahun. Namun, tak sedikit penggemar yang mengaku tahun tersebut merupakan masa terbaik drakor karena banyak yang meraih rating tinggi hingga dua digit.

Menjelang Hari Kasih Sayang, sejumlah drakor romcom rilisan 2016 pun masih layak untuk ditonton pada Hari Valentine. Kisah romansanya bikin penonton kesulitan untuk move on. Berikut rekomendasi drakor rilisan 2016 yang bergenre romantis dan komedi.

1. Raih rating 27,6 persen, Dr. Romantic mengisahkan dokter bedah genius di rumah sakit terpencil. Kesuksesan dramanya pun berlanjut ke season 3

poster drama Dr. Romantic (Dok. SBS/Dr. Romantic)

2. Jadi series ketiga, Reply 1988 mengikuti kehidupan, percintaan, dan persahabatan lima remaja yang bertetangga. Dramanya mencetak rating 18,803 pers

poster drama Reply 1988 (Dok. tvN/Reply 1988)

3. Berlatar era Joseon, Love in the Moonlight yang raih rating 23,3 persen ini tampilkan kisah cinta putra mahkota dan cewek yang menyamar jadi kasim

Park Bo Gum dan Kim Yoo Jung di drama Love in the Moonlight (youtube.com/SUPER SOUND Bugs!)

4. Dihadiri Jo Jung Suk dan Gong Hyo Jin, Don't Dare to Dream tentang kehidupan dan percintaan pegawai stasiun TV. Drama ini raih rating 13,2 persen

poster drama Don't Dare to Dream (Dok. SBS/Don't Dare to Dream)

5. Tembus rating 21,0 persen, The Legend of the Blue Sea menampilkan chemistry Jun Ji Hyun dan Lee Min Ho dengan kisah cinta putri duyung dan manusia

poster drama The Legend of the Blue Sea (Dok. SBS/The Legend of the Blue Sea)

6. Masih dengan genre fantasi, W: Two Worlds menyoroti kisah cinta beda dunia. Kesuksesan dramanya dibuktikan dengan mencetak rating 15,1 persen

poster drama W: Two Worlds Apart (Dok. MBC/W: Two Worlds Apart)

7. Kalau Doctors meraih rating 21,3 persen dengan menyoroti kisah cinta para dokter. Pasangan utamanya awali hubungan dari guru SMA dan siswanya

poster drama Doctors (Dok. SBS/Doctors)

8. Ratingnya tembus 38,8 persen, Descendants of the Sun bisa disebut sebagai drakor terbaik di tahun 2016. Drama ini suguhkan kisah cinta tentara dan

poster drama Descendants of the Sun (Dok. KBS/Descendants of the Sun)

9. Ending-nya bikin sulit move on, Uncontrollably Fond mengisahkan reuni aktor papan atas dan produser dokumenter. Rating tertinggi dapat 12,9 persen

Kim Woo Bin dan Bae Suzy di drama Uncontrollably Fond (youtube.com/1theK (원더케이))

10. Begitu pula dengan Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo yang meraih rating 11,3 persen. Drama ini membahas cewek yang alami time slip ke Dinsati Goryeo

poster drama Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo (instagram.com/dlwlrma)

11. Guardian: The Lonely and Great God juga mengusung genre romcom-fantasi. Dramanya raih 19,6 persen dengan kisah goblin yang ingin akhiri kutukan

poster drama Guardian: The Lonely and Great God (Dok. tvN/Guardian: The Lonely and Great God)

Meski usia dramanya 10 tahun, sederet drakor romcom di atas masih worth it untuk ditonton saat ini. Kisahnya bikin banyak penonton mengaku kesulitan move on dari para pasangannya. Siapa yang masih suka rewatch drakor rilisan 2026 di atas, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team