Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Undercover High School drama tentang orang tua toxic
cuplikan drakor Undercover High School (dok. MBC/Undercover High School)

Intinya sih...

  • When Life Gives You Tangerines (2025) menggambarkan pola asuh orang tua yang terlalu mengontrol dan bersikap kasar terhadap anak.

  • Undercover High School (2025) menunjukkan tekanan dan kontrol berlebihan dari orang tua yang membuat anak tumbuh menjadi manipulatif.

  • Doctor Slump (2024) menggambarkan tekanan mental dan ekspektasi tinggi dari keluarga yang menyebabkan burnout dan gangguan kecemasan pada anak.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama Korea tentang orang tua toxic selalu menjadi pembahasan yang cukup menarik. Sebab, drama Korea sering menyoroti pola asuh orang tua yang justru bisa menyakiti anak.

Misalnya, pola asuh yang mengabaikan, menekan, hingga memonopoli kehidupan buah hati. Pola asuh seperti itu memberikan dampak negatif pada anak.

Nah, beberapa drama di bawah ini menggambarkan pola asuh orang tua toxic tersebut. Penasaran apa saja dramanya? Baca sampai habis ulasan berikut, ya!

1. When Life Gives You Tangerines (2025)

Bu Sang Gil (instagram.com/netflixkr)

When Life Gives You Tangerines menceritakan kisah haru keluarga Ae Sun dan Gwan Sik yang tinggal di Pulau Jeju. Di balik cerita emosional tersebut, drama ini juga memperlihatkan pola asuh orang tua toxic melalui beberapa karakter.

Ibu Yeong Beom digambarkan terlalu mengontrol kehidupan putranya. Ia berusaha memenuhi segala kebutuhan Yeong Beom, tapi juga membuat putranya itu tumbuh menjadi kurang mandiri dan tegas. 

Selain itu, ada Bu Sang Gil yang kerap bersikap kasar terhadap istrinya. Hal itu berdampak negatif pada anak-anaknya juga karena tidak punya ayah sebagai sosok teladan.

2. Undercover High School (2025)

Drama Korea tentang orang tua toxic ini tidak boleh dilewatkan. Karakter Seo Myeong Ju dalam Undercover High School menjadi gambaran orang tua toxic.

Myeong Ju terus menekan putrinya, yaitu Ye Na untuk selalu menjadi yang terbaik. Tak hanya itu, Myeong Ju juga terlihat sering memaksa Ye Na mengonsumsi obat ADHD agar tetap fokus belajar.

Tekanan dan kontrol berlebihan itu membuat Ye Na tumbuh menjadi pribadi yang manipulatif. Bahkan, ia rela melakukan berbagai cara demi meraih apa yang ia inginkan.

3. Doctor Slump (2024)

Park Shin Hye dan Park Hyung Sik dalam drama Doctor Slump (dok. JTBC/Doctor Slump)

Doctor Slump menggambarkan tekanan mental yang dialami oleh Nam Ha Neul akibat ekspektasi dari keluarganya. Ia merupakan seorang ahli anestesi yang cerdas.

Sejak kecil, Ha Neul didorong oleh keluarganya untuk selalu berprestasi. Ia bahkan menghabiskan waktu hingga 17 jam sehari untuk belajar demi mengejar gelar profesor.

Namun, tuntutan keluarga ditambah tekanan membuat Ha Neul akhirnya mengalami burnout dan gangguan kecemasan. Lantas, bagaimana Ha Neul bisa lepas dari gangguan mental tersebut?

4. Juvenile Justice (2022)

Drama Korea tentang orang tua toxic berikutnya, yaitu Juvenile Justice. Drama ini menyoroti kompleksitas sistem peradilan anak terutama di Korea Selatan.

Setiap episodenya menampilkan gambaran pola asuh orang tua yang salah. Para orang itu melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan pengabaian.

Dalam salah satu kasus, terlihat seorang anak melakukan kekerasan dan pembunuhan. Ternyata, tindakan tersebut akibat dari trauma akibat kekerasan yang dialaminya di masa kecil.

5. Little Women (2022)

Little Women menceritakan kisah Oh In Joo, Oh In Kyung, dan Oh In Hye yang tidak sengaja terlibat dalam skandal penggelapan dana besar.

Sayangnya, mereka memiliki ibu yang tidak bertanggung jawab. Ia meninggalkan ketiga anaknya untuk mencari suaminya di Filipina serta meninggalkan banyak hutang.

Ibunya bahkan mencuri uang yang dikumpulkan oleh In Joo dan In Kyung untuk membiayai kegiatan karyawisata In Hye, adik bungsu mereka.

6. Mother (2018)

Mother tentang kekerasan terhadap anak dan perjuangan guru dalam melindungi muridnya. Drama ini bercerita tentang Kang Soo Jin (Lee Bo Young),  guru yang menyadari Kim Hye Na (Heo Yool) mengalami kekerasan fisik dari sang ibu.

Soo Jin akhirnya memutuskan untuk menyelamatkan Hye Na. Caranya dengan membawa pergi dan merawat Hye Na seperti anak kandungnya sendiri.

7. The Penthouse: War in Life (2020-2021)

cuplikan drama The Penthouse: War in Life (dok. SBS/The Penthouse: War in Life)

Berikutnya, ada Penthouse: War in Life yang menggambarkan kehidupan mewah para penghuni Hera Palace. Di balik kemewahan tersebut, beberapa orang tua menerapkan perilaku toxic parenting.

Salah satunya adalah Jo Dan Tae yang sering menyalahgunakan kekuasaan untuk menutupi kesalahan anak-anaknya. Ia menyuap pihak sekolah agar anaknya yang  melakukan perundungan tidak dikeluarkan.

8. Sky Castle (2018-2019)

Drama Korea tentang orang tua toxic yang terakhir, yaitu Sky Castle. Drama ini menggambarkan kehidupan empat keluarga elit yang tinggal di kompleks perumahan mewah bernama SKY Castle.

Orang tua di lingkungan SKY Castle memiliki ambisi besar. Mereka memastikan anak-anak mereka masuk ke tiga universitas terkemuka di Korea Selatan.

Demi mencapai tujuan tersebut, mereka rela melakukan berbagai cara. Bahkan, mereka sampai menyewa tutor pribadi dengan biaya fantastis. Mereka juga menekan mental buah hati masing-masing agar bisa berprestasi.

Drama Korea tentang orangtua toxic menggambarkan toxic parenting tidak hanya berbentuk pengabaian. Namun, memanipulasi kehidupan anak-anak juga bisa mempengaruhi masa depan dan karakter mereka.

Jadi, kamu paling tertarik menonton drama yang mana nih?

FAQ seputar drama Korea tentang orang tua toxic

Drama apa yang paling ikonik menggambarkan ambisi orang tua yang merusak mental anak?

Drama Sky Castle adalah contoh paling kuat. Drama ini menyoroti orang tua di lingkungan elit yang memaksa anak-anak mereka mencapai prestasi akademik maksimal demi status sosial, hingga menyebabkan tekanan mental yang ekstrem dan tragedi.

Adakah drakor yang membahas tentang ibu yang terlalu mengontrol hidup anaknya hingga dewasa?

Drakor The Good Bad Mother menggambarkan hubungan ini secara mendalam. Karakter Jin Young-soon mendidik anaknya, Choi Kang-ho, dengan sangat keras dan tanpa ampun karena trauma masa lalu, yang kemudian menciptakan luka batin pada sang anak.

Apa pesan moral yang biasanya ingin disampaikan melalui tema ini?

Drama-drama ini bertujuan untuk menyadarkan penonton bahwa hubungan darah tidak melegalkan kekerasan emosional. Drama tersebut juga menekankan pentingnya healing (pemulihan) dan berani menetapkan batasan (boundaries) demi kesehatan mental diri sendiri.

Editorial Team