Drama terakhir dalam daftar ini, yaitu Twenty Five Twenty One. Kisahnya tentang Na Hee Do (Kim Tae Ri) dan Baek Yi Jin (Nam Joo Hyuk) yang bertemu saat usia umur 18 dan 22 tahun.
Na Hee Do merupakan seorang siswi SMA yang bercita-cita menjadi atlet anggar profesional. Di sisi lain, Baek Yi Jin adalah putra sulung dari keluarga kaya yang bangkrut akibat krisis IMF 1998.
Sebagai drama slice of life, Twenty Five Twenty One menyuguhkan ending yang realistis. Di satu sisi, ending-nya bikin penonton patah hati sekaligus kecewa sebab karakter utama diduga tidak bersama.
Nah, itu dia drama Korea yang ending-nya gagal memenuhi ekspektasi penonton. Kebanyakan drama di atas memiliki ending menggantung atau malah sad ending.
Jadi, drama mana yang ending-nya paling tidak sesuai ekspektasimu?
Apa yang dimaksud ending drama Korea gagal? | Ending gagal biasanya merujuk pada akhir cerita yang terasa terburu-buru, tidak konsisten dengan alur sebelumnya, atau mengecewakan ekspektasi penonton. |
Drama Korea apa saja yang sering disebut punya ending gagal? | Beberapa judul yang kerap disebut penonton antara lain Start-Up, Cheese in the Trap, dan The King: Eternal Monarch karena penyelesaian ceritanya dianggap kurang memuaskan. |
Kenapa ending drama Korea bisa mengecewakan? | Penyebabnya beragam, mulai dari perubahan naskah mendadak, durasi episode yang terbatas, hingga tekanan rating dan respons publik saat drama masih tayang. |