Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuplikan film The Great Battle (dok. Next Entertainment World/ The Great Battle)
Cuplikan film The Great Battle (dok. Next Entertainment World/ The Great Battle)

Intinya sih...

  • The Sword: A Legend of the Red Wolf (2027) mengisahkan pertarungan brutal di Benteng Yodong setelah runtuhnya Kerajaan Goguryeo.

  • The Great Battle (2018) fokus pada invasi Dinasti Tang ke Kerajaan Goguryeo dan perjuangan mempertahankan Benteng Ansi.

  • Battlefield Heroes (2011) menampilkan konflik besar saat Silla bersekutu dengan Dinasti Tang untuk menyerang Goguryeo menjelang keruntuhannya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kerajaan Goguryeo merupakan salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah Korea kuno, dengan kisah peperangan, strategi militer, dan perjuangan mempertahankan wilayah yang kerap diangkat ke layar lebar. Latar era ini—mulai dari masa kejayaan hingga periode pasca-kejatuhannya pada abad ke-7—memberikan ruang bagi film-film aksi sejarah untuk menampilkan konflik besar yang membentuk perjalanan awal Semenanjung Korea.

Berikut ini tiga film Korea aksi sejarah yang mengangkat era Goguryeo dan masa setelah keruntuhannya, menampilkan pertempuran penting, tokoh-tokoh kunci, serta situasi krusial yang terjadi pada salah satu periode paling bergejolak dalam sejarah Korea!

1. The Sword: A Legend of the Red Wolf (2027)

Park Bo Gum, Joo Won, Lee Sun Bin (instagram.com/ bogummy l instagram.com/ zu.won_moon.jun.won l instagram.com/ sunbin_eyesmag)

The Sword: A Legend of the Red Wolf adalah film aksi sejarah Korea yang berlatar tahun 668 M, tepat setelah runtuhnya Kerajaan Goguryeo. Cerita berpusat di Benteng Yodong, bekas benteng Goguryeo yang kini dikuasai kekacauan, tempat digelarnya turnamen pertarungan pedang brutal yang mempertemukan para prajurit dari enam belas suku utara. Di tengah arena hidup-mati tersebut, muncul Chil Seong, seorang prajurit amnesia yang hidup sebagai gladiator budak dan perlahan dikenal sebagai “Red Wolf” berkat kemampuan bertarungnya yang luar biasa.

Film yang pertama kali diumumkan pada Oktober 2024 dalam acara Plus M X SLL Night pada Festival Film Internasional Busan ke-29 ini disutradarai oleh Kim Han Min dan dibintangi Park Bo Gum sebagai Chil Seong, bersama Joo Won, Jung Jae Young, Lee Sun Bin, dan BIBI. Dijadwalkan tayang pada musim panas 2027, film ini menggabungkan aksi, drama, dan seni bela diri dengan latar masa transisi pasca-kejatuhan Goguryeo, menampilkan perjuangan bertahan hidup, rivalitas antar prajurit, serta upaya rahasia untuk membangkitkan kembali kerajaan yang telah runtuh.

2. The Great Battle (2018)

Cuplikan film The Great Battle (dok. Next Entertainment World/ The Great Battle)

The Great Battle adalah film aksi sejarah Korea yang berlatar tahun 645 M, mengangkat invasi Dinasti Tang ke Kerajaan Goguryeo. Cerita berpusat pada Pengepungan Benteng Ansi, yang dipimpin oleh Jenderal Yang Man Chun, seorang panglima yang mempertahankan benteng meski menghadapi pasukan Tang yang jumlahnya jauh lebih besar. Bersama para prajurit dan warga, ia berusaha menahan serangan musuh dalam rangka mempertahankan wilayah Goguryeo.

Film ini disutradarai oleh Kim Kwang Shik dan dibintangi Zo In Sung, Nam Joo Hyuk, Park Sung Woong, Bae Sung Woo, Uhm Tae Goo, serta Kim Seol Hyun. Dirilis pada 2018, film ini menampilkan penggambaran pertempuran di era Goguryeo dengan fokus pada strategi pertahanan, konflik militer, dan perjuangan mempertahankan benteng Ansi dari invasi Dinasti Tang.

3. Battlefield Heroes (2011)

Cuplikan film Battlefield Heroes (dok. Easy Studios/ Battlefield Heroes)

Battlefield Heroes (Pyongyang Castle) adalah film aksi sejarah berlatar tahun 667 M, menjelang runtuhnya Kerajaan Goguryeo. Ceritanya mengikuti konflik besar saat Silla, yang sedang bangkit, bersekutu dengan Dinasti Tang untuk menyerang Goguryeo. Di tengah perang, seorang ahli strategi Silla menyadari ambisi tersembunyi Tang yang berpotensi menguasai seluruh Semenanjung Korea. Ia pun diam-diam merancang siasat berbahaya dengan mencoba menjalin kerja sama dengan Goguryeo, menciptakan intrik politik di tengah pertempuran yang sengit namun dibalut sentuhan humor.

Film ini disutradarai oleh Lee Joon Ik dan dibintangi Jung Jin Young, Lee Moon Shik, Ryu Seung Ryong, dan Yoon Je Moon. Battlefield Heroes tayang pada 2011 lalu dengan genre aksi, sejarah, perang, dan komedi. Dengan latar akhir era Goguryeo, film ini menjadi salah satu tontonan yang relevan untuk menggambarkan masa transisi penting dalam sejarah Korea, meski disajikan dengan pendekatan yang ringan dan satir.

Melalui latar era Goguryeo dan masa pasca-kejatuhannya, film-film di atas menggambarkan konflik dan perubahan besar dalam sejarah Korea kuno. Bagi penggemar aksi sejarah, deretan film ini—termasuk The Sword: A Legend of the Red Wolf yang akan segera tayang—layak ditonton sebagai gambaran periode penting tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team