Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Film Every Day, We
Film Every Day, We (dok. JnC Movie/Every Day, We)

Intinya sih...

  • The King's Warden (4 Februari 2026)

  • Bercerita tentang Raja Danjong yang diasingkan setelah kekuasaannya direbut oleh Pangeran Agung Suyang.

  • Di tempat pengasingannya, Danjong menjalin hubungan tak terduga dengan kepala desa setempat.

  • Humint (11 Februari 2026)

  • Kepala Jo, agen rahasia NIS Korea Selatan, menyelidiki jaringan kejahatan internasional di Vladivostok.

  • Pertemuan dengan agen rahasia Korea Utara menjadi sumber konflik utama.

  • Number One (11 Februari 2026)

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Berbagai judul film-film terbaik Korea Selatan siap tayang pada bulan Februari 2026. Genre yang ditawarkan juga pastinya selalu beragam, mulai dari sageuk, aksi, drama fantasi keluarga, hingga romansa remaja.

Film-film tersebut menawarkan eksplorasi cerita yang beragam. Ada film comeback Jo In Sung hingga film terakhir mendiang Kim Sae Ron, berikut deretan film Korea yang tayang di Februari 2026.

1. The King's Warden (4 Februari 2026)

Film The King’s Warden (dok. Showbox/The King’s Warden)

Berlatar pada tahun 1457, The King’s Warden mengisahkan masa penuh gejolak dalam sejarah Joseon. Cerita berfokus pada Raja Danjong (Park Ji Hoon), yang naik takhta saat berusia 12 tahun. Pemerintahannya yang singkat berakhir ketika sang paman, Pangeran Agung Suyang, merebut kekuasaan dan memaksa Danjong turun tahta. Setelah itu, Danjong diasingkan ke wilayah terpencil Cheongnyeongpo, Yeongwol, Provinsi Gangwon.

Dalam keterasingan itulah, nasib sang raja muda semakin terpuruk. Terpisah dari istana, kekuasaan, dan orang-orang terdekatnya, Danjong harus menghadapi kenyataan pahit sebagai mantan raja yang perlahan dilupakan sejarah. Lalu, ada sosok Eom Heung Do (Yoo Hae Jin), kepala desa setempat yang secara sukarela menjadikan desanya sebagai tempat pengasingan sang raja. Keputusan tersebut diambil demi menjaga stabilitas dan masa depan warga desa, meski berarti menanggung risiko besar di tengah konflik politik yang sedang memanas.

Seiring waktu, hubungan antara Eom Heung Do dan Danjong berkembang menjadi ikatan yang tak terduga. Sang kepala desa tidak hanya berperan sebagai penjaga wilayah, tetapi juga menjadi pelindung dan figur penghubung kemanusiaan bagi raja muda yang rapuh dan kesepian. Dari sinilah film menggambarkan sisi manusiawi Danjong, bukan sekadar simbol kekuasaan yang runtuh, melainkan seorang anak yang kehilangan segalanya.

2. Humint (11 Februari 2026)

Film Humint (dok. Next Entertainment World/Humint)

Humint mengisahkan tentang loyalitas para agen yang bertaruh nyawa di Vladivostok. Perbatasan Vladivostok menjadi titik temu berbahaya di mana kepentingan Korea Utara dan Korea Selatan berbenturan. Kepala Jo (Jo In Sung), agen rahasia dari Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan sedang memburu jaringan kriminal internasional. Kepala Jo adalah sosok yang dikenal sebagai agen lapangan berpengalaman yang terbiasa bergerak di wilayah abu-abu hukum dan politik internasional.

Dalam misi terbarunya sebagai seorang agen operasi rahasia, Kepala Jo ditugaskan untuk menyelidiki jaringan kejahatan lintas negara yang beroperasi di sekitar perbatasan Vladivostok. Namun, misi tersebut tentu tidak akan berjalan dengan mudah. Hal ini dikarenakan Korea Utara juga mengirimkan agen rahasianya, Park Geon (Park Jeong Min). Park Geon adalah pemimpin Departemen Keamanan Negara yang memiliki reputasi dingin dan penuh perhitungan.

Park Geon dikirim dengan tujuan khusus untuk memastikan kepentingan negaranya tidak dirugikan dan sekaligus mengawasi pergerakan pihak asing di wilayah sensitif tersebut. Pertemuan dua agen dari negara yang secara teknis masih berperang ini menjadi sumber konflik utama. Keduanya membawa agenda masing-masing, namun sama-sama menyadari bahwa satu kesalahan kecil bisa memicu konflik diplomatik yang jauh lebih besar.

3. Number One (11 Februari 2026)

Film Number One (dok. BY4M Studio/Number One)

Diadaptasi dari novel Jepang berjudul You Have 328 More Chances to Eat Your Mother’s Home-Cooked Meals, film Number One berpusat pada kisah Ha Min (Choi Woo Shik). Ia adalah seorang pemuda yang memiliki kemampuan misterius. Ha Min dapat melihat angka yang terus berkurang setiap kali menyantap masakan buatan sang ibu, Eun Sil, (Jang Hye Jin). Seiring waktu, Ha Min menyadari bahwa angka tersebut bukanlah hal biasa, melainkan penanda sisa waktu hidup ibunya.

Ketegangan emosional muncul ketika Ha Min memahami bahwa setiap kali dia makan masakan rumah sang ibu, angka tersebut semakin mendekati nol. Saat angka itu habis, Eun Sil akan meninggal dunia. Sejak saat itu, Ha Min hidup dalam dilema antara keinginannya untuk menikmati kebersamaan dengan sang ibu dan ketakutan akan waktu yang terus berkurang.

4. Every Day, We (Februari 2026)

Film Every Day, We (dok. JnC Movie/Every Day, We)

Every Day, We menceritakan kisah Ho Su (Lee Chae Min) dan Yeo Wool (Kim Sae Ron), dua sahabat sejak kecil yang memiliki hubungan sangat dekat. Namun, segalanya berubah ketika Ho Su secara tiba-tiba menyatakan perasaannya kepada Yeo Wool sehari sebelum mereka memasuki bangku sekolah menengah. Pengakuan cinta tersebut disertai dengan ciuman mendadak, yang justru membuat Yeo Wool terkejut dan marah. Ia merasa hubungan mereka telah melewati batas sebagai teman, sehingga memilih untuk mengakhiri persahabatan yang telah terjalin lama.

Masalah semakin rumit ketika pada hari pertama sekolah menengah, Ho Su dan Yeo Wool ternyata bersekolah di tempat yang sama dan berada di kelas yang sama, memaksa mereka untuk kembali bertemu dalam suasana yang canggung dan penuh emosi. Setelah kejadian itu, Yeo Wool mulai menghindari Ho Su, sementara ketegangan di antara mereka terus berlanjut hingga masa SMA. Meski Yeo Wool meyakinkan dirinya bahwa Ho Su hanyalah seorang teman, perasaannya perlahan mulai berubah.

Ia merasakan jantungnya berdebar setiap kali melihat Ho Su, tanda bahwa perasaan yang ia tolak sebenarnya mulai tumbuh. Namun, konflik tidak berhenti di situ. Situasi menjadi semakin rumit ketika terungkap bahwa Yeo Wool justru menyukai Ho Jae (Ryoo Ui Hyun), seorang senior yang tergabung dalam tim bola basket sekolah. Kehadiran Ho Jae menciptakan segitiga cinta yang membuat hubungan Ho Su dan Yeo Wool semakin tidak jelas.

Untuk kamu pencinta film Korea, pastinya deretan film-film di atas gak boleh kelewat, nih. Sayangnya, hingga saat ini belum ada info apakah keempat film di atas akan tayang di Indonesia atau tidak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team