Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ternyata Beneran Ada, Ini Kasus Penipuan Nyata Mirip The Art of Sarah
Still Cut drama The Art of Sarah (instagram.com/netflixkr)
  • Drama Korea The Art of Sarah viral karena kisahnya tentang perempuan misterius yang membangun merek tas lewat tipu daya, memicu perbandingan dengan kasus penipuan nyata.
  • Kisah nyata Vincent & Co. di Korea Selatan mengungkap penipuan jam tangan mewah palsu oleh Lee Dong Jin yang meraup miliaran won dari pelanggan dan investor.
  • Kasus Anna Sorokin alias Anna Delvey di New York menunjukkan pola serupa, berpura-pura sebagai pewaris kaya untuk menipu kalangan elite hingga akhirnya dipenjara pada 2019.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama Korea The Art of Sarah mengangkat kisah tentang sosok perempuan yang berhasil membangun merek tasnya sendiri dengan segala macam tipu daya. Identitasnya pun misterius dan tidak diketahui sehingga membuat penonton ikut penasaran siapa sebenarnya Sarah Kim.

Dramanya viral di media sosial, netizen lalu menemukan ada sejumlah kasus penipuan dengan pola serupa yang dilakukan Sarah Kim. Jadi, apa kejadian nyata yang mirip dengan The Art of Sarah?

1. Merek Vincent & Co. sempat terkenal di Korea Selatan

kasus jam tangan Vincent & Co. (naver.com)

Mengutip laporan media Korea Selatan JoongAng Daily pada 2006 lalu, Lee Dong Jin yang juga dikenal sebagai Phillip Lee membuka kantor dan toko jam di Seoul pada Mei 2005 di bawah perusahaan dan merek dagang Vincent & Co.. Ia mempromosikan jam tersebut kepada kalangan kaya dan selebritas di kawasan Gangnam lewat pesta-pesta mewah. Jam itu diklaim sebagai arloji mewah Swiss yang hanya dipakai oleh 1 persen populasi dunia.

Bahkan, Lee Dong Jin juga diduga mengiklankan bahwa jam tersebut dibeli oleh Ratu Elizabeth II, Putri Diana, dan Grace Kelly. Di situs portal internet, ia bahkan menulis pertanyaan tentang di mana membeli jam Vincent itu lalu menjawabnya sendiri untuk menciptakan kesan eksklusif.

Strategi itu membuat pesanan membludak hingga pelanggan dimasukkan ke daftar tunggu dengan alasan jam dibuat secara handmade dan tidak diproduksi massal. Sejummlah artis, seperti Ryu Seung Beom, Lee Jung Jae, dan Ha Yu Mi sempat muncul di berbagai media mengenakan jam tangan tersebut.

2. Kenyataan di balik jam Vincent & Co.

kasus jam tangan Vincent & Co. (naver.com)

Arloji itu pun terungkap dibuat di Siheung, Provinsi Gyeonggi, dengan komponen yang diimpor dari China. Bagi pelanggan yang meminta sertifikat impor, tersangka mengirim produknya ke Swiss terlebih dahulu lalu mengekspornya kembali ke Korea.

Kasus ini baru mencuat ketika keaslian produk mulai dipertanyakan. CEO Juno Hair, Hwang Sok Ki, yang membeli hak keagenan senilai 1 miliar won (sekitar Rp11,5 miliar) dari Lee, menuntut pengembalian dana dan menggugatnya.

Polisi menyebut, sejak Maret 2005 Lee sudah berhasil meraup 700 juta won (sekitar Rp8 miliar) dari penjualan sekitar 300 jam yang biaya produksinya hanya 80 ribu hingga 3 juta won (sekitar Rp900 ribu–Rp34 juta). Ia juga diduga menerima tambahan 156,7 juta won (sekitar Rp1,8 miliar) dari empat orang yang dijanjikan hak waralaba.

3. Penipu Anna Sorokin alias Anna Delvey di kalangan elite

adegan dalam serial Inventing Anna (dok. Netflix/Inventing Anna)

Sementara itu dikutip dari BBC, Anna Sorokin alias Anna Delvey adalah perempuan asal Rusia yang menyamar sebagai pewaris kaya raya asal Jerman demi menembus lingkaran elite New York. Dengan gaya hidup glamor, pakaian desainer, dan jaringan pertemanan kelas atas, ia berhasil meyakinkan banyak orang bahwa dirinya tengah menyiapkan proyek klub seni eksklusif bernilai jutaan dolar.

Ia juga kerap menginap di hotel mewah, bepergian dengan jet pribadi, dan membangun relasi dengan sosialita hingga pelaku industri kreatif. Di balik citra mewah itu, Anna ternyata melakukan serangkaian penipuan finansial, termasuk memalsukan dokumen keuangan untuk mendapatkan pinjaman bank dan menunggak tagihan hotel serta perjalanan.

Pada 2019, ia dinyatakan bersalah atas berbagai tuduhan penipuan dan pencurian, lalu dijatuhi hukuman penjara di Amerika Serikat. Kisahnya yang sensasional kemudian diangkat menjadi serial populer Inventing Anna di Netflix.

Meski memiliki kemiripan pola dan modus yang mirip, belum ada pernyataan resmi dari penulis maupun tim produksi bahwa kisah The Art of Sarah terinspirasi langsung dari kasus nyata tersebut.

Editorial Team