Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Lee Woo Gyeom Balas Dendam pada Chaeum di Drakor Bloody Flower?
Ryeo Un di drama Bloody Flower (instagram.com/lucky_company_)
  • Drama Bloody Flower berakhir dengan open ending pada 25 Februari 2026, menampilkan kisah masa lalu dan alasan balas dendam Lee Woo Gyeom terhadap Chaeum Medical Group.
  • Lee Woo Gyeom menjadi korban eksperimen medis ilegal setelah kecelakaan, sementara ibunya tewas tragis saat mencoba mengungkap kebenaran tentang perlakuan kejam Chaeum Medical Group.
  • Balas dendam Lee Woo Gyeom ditujukan untuk menghentikan praktik jahat Chae Jeong Soo yang memanfaatkan pasien sebagai bahan penelitian demi ambisi perusahaan medis tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bloody Flower baru saja menamatkan kisahnya pada 25 Februari 2026 dengan open ending. Episode terakhir akhirnya menunjukkan bagaimana kehidupan Lee Woo Gyeom sebelum dan sesudah kecelakaan. Berbagai plot twist ditunjukkan hingga pria tersebut akhirnya memulai aksi balas dendam.

Aksi tersebut ditujukan untuk Chae Jeong Soo yang merupakan pemimpin dari Chaeum Medical Group. Apa saja alasan Lee Woo Gyeom hingga memutuskan untuk balas dendam? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Lee Woo Gyeom dijadikan eksperimen medis

Ryeo Un di drama Bloody Flower (instagram.com/lucky_company_)

Sewaktu kuliah, Lee Woo Gyeom merupakan mahasiswa terbaik di sekolah kedokterannya. Ia sering memegang posisi pembuat makalah terbaik hingga dapat banyak penghargaan. Namun, kehidupannya hancur setelah menjadi korban tabrak lari.

Dirinya pun dibawa ke Rumah Sakit Chaeum namun dinyatakan koma oleh sang dokter. Golongan darahnya yang RH null membuat Lee Woo Gyeom disebut sebagai subjek uji coba terbaik. Hal itu membuat keberadaannya tak diberi tahu ke keluarga karena ada kemungkinan jika pihak keluarga tak memberi izin.

Hal itu mempertemukannya pada profesor Han Sang Ho yang menjadi peneliti di Chaeum Medical Group. Namun, penelitian tak langsung berjalan lancar hingga Han Sang Ho digantikan oleh tim peneliti lain. Perseteruan tersebut membuat profesor tersebut memilih kabur membawa Lee Woo Gyeom.

2. Kematian sang ibu

Ryeo Un di drama Bloody Flower (instagram.com/lucky_company_)

Pada saat itu, Lee Woo Gyeom bersembunyi di rumah lamanya bersama Han Sang Ho. Ia akhirnya mengetahui bagaimana perbuatan Chaeum Medical Group padanya hingga sang ibu meninggal dunia. Semua itu ditemukannya dalam catatan ibunya yang telah melakukan penyelidikan sendiri.

Ketika mendadak hilang, sang ibu melakukan segala cara untuk mencari Lee Woo Gyeom. Mulai dari membuat selebaran hingga memasang spanduk sendiri. Setelah beberapa bulan berlalu, ia dikabari polisi jika sang anak telah dikremasi tanpa identitas akibat tabrak lari.

Ibu Lee Woo Gyeom menemukan kesaksian tim medis hingga bukti lainnya yang menunjukkan bahwa sang anak membawa ponsel dan barang lainnya. Keanehan tersebut membuat sang ibu memutuskan untuk menuntut Chaeum Medical Group. Terlebih lagi, ibunya juga menemukan rahasia lain yang mulai membuat pihak Chaeum merasa terganggu, Perbuatan itu pun jadi penyebab ibu Lee Woo Gyeom berakhir dibunuh dengan disamarkan melalui tindakan bunuh diri.

3. Lee Woo Gyeom ingin menghentikan perbuatan buruk Chae Jeong Soo

Ryeo Un di drama Bloody Flower (instagram.com/lucky_company_)

Aslinya baik, Lee Woo Gyeom tak ingin ada korban lain yang menjadi eksperimen ilegal Chaeum Medical Group. Ia juga takut jika perusahaan medis tersebut akan menghasilkan monster lain seperti dirinya. Alhasil, Lee Woo Gyeom berniat untuk menghancurkan Chae Jeong Soo yang memerintahkan penelitian.

Terlebih lagi, pemimpin Chaeum Medical Group tersebut ternyata pernah juga memanfaatkan pasien tanpa seperti dirinya. Pihak Chaeum akan memalsukan identitas hingga kematian supaya para pasien tersebut tak dicari keluarga. Setelahnya, para peneliti bisa dengan leluasa melakukan penelitian untuk membuat obat yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

Berbagai alasan tersebut membuat Lee Woo Gyeom merasa marah pada Chaeum Medical Group, terutama Chae Jeong Soo. Perbuatan balas dendamnya pun telah direncanakan sejak dirinya kabur dari tempat penelitian bersama profesor Han Sang Ho. Aksi pembunuhan hingga memilih pengacara Park Han Jun dan jaksa Cha Yi Yeon pun termasuk dalam rencana balas dendamnya. Siapa yang ikut sedih dengan masa lalu Lee Woo Gyeom?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team