Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Label Negatif yang Melekat pada Seong Huiju di Perfect Crown
still cut drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)
  • Seong Huiju, CEO Castle Beauty dan anak konglomerat Castle Group, dikenal cerdas dan cantik tapi dibayangi empat label negatif yang memengaruhi reputasinya di Perfect Crown.

  • Ia dicap sebagai anak haram dan rakyat jelata, membuat pencapaiannya sering diremehkan meski telah membuktikan kemampuan bisnisnya di tengah sistem sosial yang hierarkis.

  • Huiju juga dianggap pencari perhatian serta barang tiruan kakaknya, tapi tetap bertekad memperbaiki citra dan meningkatkan derajatnya tanpa mengorbankan prinsip.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Seong Huiju (IU) dalam drakor Perfect Crown memang berasal dari kalangan konglomerat. Keluarganya adalah pemilik bisnis Castle Group dan ia kini menjabat sebagai CEO Castle Beauty. Berkat kecerdasan dalam berbisnis dan kecantikan luar biasa, Seong Huiju sering kali menjadi perbincangan publik.

Namun, perbincangan tentang dirinya gak selalu positif. Seong Huiju juga memiliki beberapa label negatif yang melekat pada dirinya sehingga tidak jarang dipandang rendah. Apa saja itu? Berikut ini empat label negatif Seong Huiju di Perfect Crown.

1. Anak haram

still cut drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)

Seong Huiju memang punya popularitas yang tinggi. Namun sejalan dengan itu, statusnya di keluarga Seong pun sudah menjadi rahasia umum. Bukan sekadar dikenal sebagai anak kedua Castle Group, tapi juga anak haram Castle Group.

Sudah banyak yang tahu kalau Seong Huiju bukan anak istri sah Seong Hyeonguk (Jo Seung Yeon). Seong Huiju lahir dari selir pemilik Castle Group tersebut. Ia baru dikirim ke ayahnya saat berusia sepuluh tahun setelah dibesarkan oleh ibunya.

Status sebagai anak haram menjadi salah satu noda dalam hidupnya. Status tersebut membuat segala pencapaiannya dikesampingkan. Meski sudah muak, Seong Huiju tidak dapat melakukan apa pun untuk mengubah label ini.

2. Rakyat jelata

still cut drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)

Perfect Crown berlatar Korea modern dengan sistem monarki konstitusional. Dalam sistem tersebut, bangsawan dan rakyat jelata memiliki perbedaan dalam status sosial mereka. Seong Huiju di sini tetap masuk kategori rakyat biasa karena bukan bagian dari keluarga kerajaan.

Seong Huiju sebenarnya sangat membenci para bangsawan. Baginya mereka tidak seharusnya sombong dengan gelar itu. Sebab, gelar tersebut mereka dapatkan tanpa mengeluarkan usaha apa pun untuk membuktikan kemampuan mereka.

Seong Huiju yang telah membuktikan keterampilan berbisnis selama bertahun-tahun pun masih dipandang tidak memiliki martabat oleh para bangsawan. Daripada menunggu sistem runtuh dalam waktu dekat, Seong Huiju mencoba masuk ke keluarga kerajaan dengan menikahi Pangeran Agung I-An (Byeon Woo Seok). Dengan begitu, derajatnya pun bakal naik.

3. Pencari perhatian

still cut drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)

Seong Huiju memanfaatkan kecantikannya untuk mendapat perhatian banyak orang. Ia secara sengaja membuat publik familier dengannya sebagai CEO Beauty Castle. Oleh karena itulah ia mulai dilabeli sebagai seseorang yang haus sorotan.

Tentu tindakannya bukan tanpa alasan. Seong Huiju berusaha jadi pusat perhatian untuk kemajuan bisnisnya. Acara penting kerajaan pun dijadikannya ajang promosi mereknya. Ia sama sekali tidak peduli dengan aturan yang tidak boleh dilanggar, asal tujuannya untuk jadi viral tercapai.

4. Barang tiruan

still cut drama Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)

Seong Huiju juga punya label sebagai barang tiruan dari sang kakak, Seong Taeju (Lee Jae Won). Mereka adalah saudara tiri dengan ibu yang berbeda. Seong Taeju selalu merasa dirinya memiliki derajat yang lebih tinggi karena merupakan anak sah.

Seong Taeju secara blak-blakan menyindir Seong Huiju perihal metode pemasaran mewah mereknya. Ia sangat yakin bahwa adiknya punya kompleks rendah diri sampai terobsesi dengan metode tersebut. Dalam pandangan Seong Taeju, Seong Huiju terlihat seperti barang tiruan yang berusaha keras menutupi asal-usulnya yang rendah.

Sayangnya, hinaan tersebut tetap tidak membuat Seong Huiju menjadi lemah. Ia tetap teguh pada pendirian dan tidak mau menghalalkan taktik murahan untuk meningkatkan penjualan seperti Seong Taeju. Tidak hanya dalam bisnis, ia pun mencari cara yang lebih berkelas untuk membalas hinaannya kelak.

Pada awal cerita Perfect Crown, empat label negatif itu begitu melekat pada Seong Huiju. Perihal status kelahiran memang sulit untuk diubah. Namun, Seong Huiju akan berusaha keras untuk meningkatkan derajatnya demi lepas dari label negatif lainnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team