Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Luka Batin Yeon Tae Seo di Still Shining
Park Jin Young di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)
  • Yeon Tae Seo digambarkan sebagai sosok sempurna yang menyimpan luka batin mendalam setelah kehilangan orang tuanya dan harus merawat adiknya yang menjadi penyandang disabilitas.
  • Tanggung jawab besar membuat Tae Seo menekan keinginannya sendiri, memilih jurusan teknik demi beasiswa dan bekerja keras agar tetap bertahan hidup tanpa ruang untuk bersenang-senang.
  • Hubungan Tae Seo dengan Mo Eun A menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan, namun berakhir karena perbedaan fokus hidup, meninggalkan rasa hampa dan kehilangan makna diri bagi Tae Seo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam Still Shining, Yeon Tae Seo (Park Jin Young) adalah pilar keluarga yang begitu dibanggakan berkat prestasinya. Image "anak baik" pun melekat pada dirinya berkat kepribadiannya yang hampir sesempurna prestasinya.

Namun, tak banyak orang tahu bahwa di balik kesempurnaan itu, ada banyak luka batin yang terpaksa dipendam oleh Tae Seo. Apa sajakah itu?

1. Duka yang terpinggirkan

Park Jin Young di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Sepeninggal orang tuanya yang tewas dalam kecelakaan maut, tanpa benar-benar diberikan waktu yang cukup untuk berduka, Tae Seo harus menjadi caregiver bagi sang adik yang merupakan penyintas dari kecelakaan tersebut. Kondisi sang adik yang kini jadi penyandang disabilitas membuatnya harus merelakan masa remajanya untuk menjadi pelindung di saat dirinya pun masih butuh perlindungan.

2. Erosi identitas: antara keinginan dan tanggung jawab

Park Jin Young di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Ketika memasuki bangku kuliah, meski gurunya berkata bahwa Tae Seo bisa masuk ke jurusan kedokteran, ia malah memilih jurusan teknik mesin demi beasiswa. Di tengah beratnya tanggung jawab sebagai pengemban beasiswa yang harus menjaga kestabilan nilainya, ia juga harus membagi waktunya untuk menjadi tutor demi memenuhi kebutuhan hidup.

Tak seperti anak seusianya yang bisa bermain ke sana ke mari, Tae Seo harus merelakan masa-masa itu karena untuk sekadar bertahan hidup pun ia harus berjuang mati-matian. Maka, segala aktivitas yang hanya merupakan keinginan, tak akan ia lakukan.

3. Kehilangan Mo Eun A

Kim Min Ju di drakor Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Satu-satunya keinginan yang Tae Seo perjuangkan adalah Mo Eun A (Kim Min Ju), kekasihnya yang menjadi satu-satunya warna dalam hidupnya yang suram. Namun, sayangnya warna itu juga memudar seiring mereka beranjak dewasa dan terdistraksi oleh kesibukan masing-masing. Perlahan, keduanya saling melukai tanpa disengaja karena kesibukan yang tak bisa dikompromikan.

Setelah Eun A berkata bahwa ia ingin fokus pada mimpinya yang baru saja ia temukan sebagai hotelier, Tae Seo mengerti, bahkan sangat mengerti bahwa itulah fase berakhirnya hubungan mereka. Di momen inilah, Tae Seo merasa dikhianati oleh takdir.

Tae yang selama ini selalu mengalah pada keadaan, harus kehilangan satu-satunya alasan yang membuatnya merasa "lebih hidup". Luka ini membuatnya merasa kehilangan minat pada dirinya sendiri. Tanpa Eun A, Tae Seo hanya melihat dirinya sebagai mesin pengampu tanggung jawab tanpa kehidupan normal yang tersisa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team