Dalam drakor Undercover Miss Hong (2026), Hanmin Investment dan Securities digambarkan sebagai perusahaan sekuritas besar yang terlihat solid dari luar, tapi menyimpan banyak persoalan serius di dalamnya. Sejak awal cerita, perusahaan ini terseret dugaan aliran dana ilegal dan manipulasi transaksi saham yang melibatkan jajaran manajemen tingkat atas. Masalah ini menjadi pemicu utama penyelidikan intensif dari otoritas keuangan dan mendorong penyamaran tokoh utama ke dalam struktur internal perusahaan.
Di balik sistem kerja yang rapi dan hierarki yang ketat, Hanmin menghadapi krisis kepercayaan, konflik kepentingan, serta budaya menutup-nutupi pelanggaran. Tekanan untuk mempertahankan citra perusahaan membuat berbagai pihak memilih jalan aman dengan mengorbankan transparansi. Kondisi ini menjadikan Hanmin bukan hanya sebagai tempat kerja, tetapi juga medan konflik antara kepentingan bisnis dan penegakan hukum. Berikut masalah yang dihadapi Hanmin Investment & Securities di drakor Undercover Miss Hong.
