Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mengapa I An Harus Menolak Dulu sebelum Jadi Raja di Perfect Crown?
Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/disneypluskr)
  • Pangeran I An memilih menahan diri menjadi raja demi menjaga stabilitas kerajaan dan tetap mengontrol situasi sebagai wali raja.
  • Dalam tradisi kerajaan, calon penerima takhta wajib menolak dua kali sebelum akhirnya menerima penunjukan secara resmi.
  • Proses penyerahan takhta kepada Pangeran I An terganggu oleh sabotase berupa ledakan di Balai Konsulat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
setelah terjadi kekacauan

Pangeran I An meminta takhta kerajaan kepada raja kecil yang sedang menjabat, namun ia harus menolak terlebih dahulu sesuai adat.

saat diminta kedua kalinya

Pangeran I An kembali menolak pemberian takhta sebagai bentuk kesopanan dalam tradisi kerajaan.

permintaan ketiga

Pada kesempatan ketiga, Pangeran I An diperbolehkan menerima penunjukan sebagai raja.

saat Pangeran I An berada di Balai Konsulat

Terjadi ledakan yang diduga sabotase terhadap proses pemberian takhta kepadanya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Terjadi ledakan di Balai Konsulat saat proses penyerahan takhta kepada Pangeran I An dalam kisah drama “Perfect Crown”.
  • Who?
    Pangeran I An, diperankan oleh Byeon Woo Seok, menjadi tokoh utama yang terlibat dalam peristiwa penyerahan takhta dan insiden ledakan tersebut.
  • Where?
    Peristiwa berlangsung di Balai Konsulat, lokasi tempat upacara penyerahan takhta kerajaan dilakukan.
  • When?
    Kejadian terjadi pada saat prosesi pemberian takhta sedang berlangsung; waktu pastinya per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Pangeran I An harus menolak tawaran takhta terlebih dahulu sebagai bentuk sopan santun kerajaan dan untuk menghindari kesan haus kekuasaan.
  • How?
    Saat aturan penolakan simbolis dijalankan, pihak musuh memanfaatkan situasi tersebut hingga terjadi ledakan di lokasi upacara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pangeran I An seharusnya jadi raja, tapi dia diam dulu supaya tidak ada ribut. Dia harus menolak takhta dulu karena aturan kerajaan bilang begitu. Kalau langsung terima, nanti orang pikir dia serakah. Setelah ditawari tiga kali baru boleh terima. Tapi waktu itu ada ledakan di tempat dia berada.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Melalui kisah Pangeran I An dalam *Perfect Crown*, tampak bahwa nilai kesopanan dan kehati-hatian tetap dijunjung tinggi bahkan di tengah perebutan kekuasaan. Keputusannya untuk menolak takhta terlebih dahulu memperlihatkan kebijaksanaan dan rasa hormat terhadap tradisi kerajaan, sekaligus menunjukkan tekadnya menjaga kestabilan meski menghadapi ancaman serius.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pangeran I An (Byeon Woo Seok) dalam drakor Perfect Crown seharusnya sudah dari lama menjadi raja. Namun, ia memilih diam agar situasi gak makin memburuk. Ia mengetahui apa yang terjadi dan mengontrol semuanya dengan menjadi wali raja.

Setelah terjadi kekacauan, ia mau gak mau harus meminta takhta kerajaan pada raja kecil yang menjabat. Namun, ia harus menolak lebih dulu. Mengapa seperti itu? Berikut alasannya.

1. Dalam sistem kerajaan, pemberian takhta oleh raja gak bisa sembarangan dilakukan

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

2. Saat pemberian takhta dilakukan, ada sikap santun yang harus dijaga oleh anggota keluarga kerajaan

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/disneypluskr)

3. Jika Pangeran I An menerima langsung pemberian takhta, ia bisa dianggap gila kekuasaan

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

4. Bahkan, ia bisa dicurigai sengaja merebut kekuasaan dari raja yang sedang berkuasa

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

5. Untuk itu, meski Pangeran I An memang meminta takhtanya. Ia harus bersikap sopan dengan menolaknya terlebih dahulu

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

6. Saat diminta kedua kalinya, Pangeran I An juga harus menolak pemberian takhta tersebut

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

7. Baru pada permintaan ketiga, Pangeran I An boleh menerima penunjukkannya sebagai seorang raja

Still cut drama Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

Adanya aturan tersebut memberikan celah bagi pihak musuh untuk menyabotase pemberian takhta pada Pangeran I An. Benar saja, terjadi ledakan di Balai Konsulat saat Pangeran I An berada di sana.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorInaf Mei