Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
still cut drama Korea Spring Fever
still cut drama Korea Spring Fever (x.com/CJnDrama)

Yoon Bom (Lee Jon Bin) pindah ke desa kecil setelah sebelumnya menetap di Seoul. Dalam drakor Spring Fever, ia melakukan aksi tersebut tanpa mengabari orangtuanya. Setelah pindah ke desa, ia melanjutkan pekerjaannya sebagai guru SMA.

Bukan tanpa alasan Yoon Bom melakukan tindakan ini. Ia memutuskan putus hubungan dengan orangtuanya. Apa yang membuatnya bertindak demikian? Ini dia penjelasannya!

1. Skandal yang memengaruhi karier orangtua

still cut drama Korea Spring Fever (x.com/CJnDrama)

Sebelumnya, Yoon Bom tersandung skandal perselingkuhan. Ia dilabrak wali murid setelah dituduh memiliki hubungan dengan suaminya. Padahal, fakta sesungguhnya tidak seperti itu. Yoon Bom tidak berselingkuh, melainkan digoda oleh suami dari wali murid tersebut.

Mengetahui hal itu, Yoon Bom berniat menempuh jalur hukum dan menyangkal perselingkuhan itu. Namun, orangtua Yoon Bom menolak. Sang ayah meragukan Yoon Bom. Di sisi lain, ibu Yoon Bom merupakan aktris terkenal. Ibunya khawatir reputasinya hancur karena skandal yang menimpa putrinya.

2. Rasa kecewa berujung pengasingan diri

still cut drama Korea Spring Fever (x.com/CJnDrama)

Mengetahui orangtuanya tak mendukung dirinya, Yoon Bom merasa kecewa. Ia pun memutuskan mengasingkan diri ke desa kecil. Tanpa mengabari orangtuanya, ia pergi ke desa itu dan memulai hidup baru.

Sang ayah berulangkali mengiriminya pesan dan menelepon Yoon Bom. Ia mengaku menyesal tak mempercayai putrinya. Sementara, ibunya meminta bantuan seorang pengacara untuk mencari keberadaan Yoon Bom. Mereka menyesali keputusan mereka tak mempercayai putri semata wayangnya.

3. Kenangan akan orangtua tetap hadir di hari-hari Yoon Bom

still cut drama Korea Spring Fever (x.com/CJnDrama)

Walaupun telah mengasingkan diri ke desa kecil, Yoon Bom sebenarnya merindukan orangtuanya. Ia menjadi sedih ketika ayahnya mengiriminya pesan dan menangis ketika menerima telepon sang ayah. Ia juga teringat akan masakan baekseuk buatan ayahnya.

Walaupun merindukan orangtuanya, Yoon Bom memilih tetap menahan hal tersebut. Kesedihan dan trauma yang ia alami belum sepenuhnya pulih. Ia pun tetap dengan pendiriannya mengasingkan diri di desa kecil.

Kekecewaan yang dirasakan Yoon Bom sangat besar. Orangtuanya tak mempercayai dirinya. Hal ini menyakiti harga diri Yoon Bom. Terlebih, dirinya dituduh melakukan perbuatan yang tidak ia lakukan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team