Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pelajaran Hidup dari Karakter Heo Mun Oh di Notes from the Last Row
still cuts drama Notes from the Last Row (dok. Netflix/Notes from the Last Row)
  • Karakter Heo Mun Oh digambarkan sebagai dosen sastra cerdas tapi penuh luka batin, penyesalan, dan obsesi yang perlahan menghancurkan kehidupannya sendiri.

  • Drama ini menyoroti pentingnya menerima kritik dengan pikiran terbuka, mengelola emosi, serta menyelesaikan luka masa lalu agar tidak terus membebani hidup.

  • Kisah Mun Oh juga menekankan nilai komunikasi dalam hubungan dan empati terhadap cerita orang lain sebagai kunci menjaga keharmonisan serta mencegah kesalahpahaman mendalam.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Heo Mun Oh (Choi Min Sik) menjadi salah satu karakter paling kompleks di Notes from the Last Row (2026). Di balik sosoknya yang cerdas dan disegani sebagai dosen sastra, ia ternyata menyimpan banyak luka, penyesalan, dan obsesi yang perlahan menghancurkan hidupnya sendiri. Gak heran kalau perjalanan hidup Mun Oh sukses mengundang banyak emosi dari penonton.

Meski sering membuat geregetan, karakter Mun Oh juga menyimpan banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik. Berbagai kesalahan yang ia lakukan menunjukkan betapa pentingnya berdamai dengan masa lalu dan mengelola emosi dengan baik. Nah, berikut lima pelajaran hidup yang bisa dipetik dari karakter Heo Mun Oh di Notes from the Last Row.

1. Kritik bukan berarti hinaan

still cuts drama Notes from the Last Row (dok. Netflix/Notes from the Last Row)

Salah satu titik balik kehidupan Mun Oh berawal dari caranya memandang pendapat Kim Su Hun (Heo Jun Ho) tentang novel pertamanya. Alih-alih menganggapnya sebagai kritik yang membangun, Mun Oh justru merasa Su Hun sedang merendahkan kemampuan menulisnya. Kesalahpahaman itu terus menghantuinya hingga bertahun-tahun.

Padahal, kritik sering kali menjadi kesempatan untuk berkembang. Jika seseorang mampu menerimanya dengan pikiran terbuka, kritik justru bisa menjadi bekal untuk menjadi lebih baik. Kisah Mun Oh mengingatkan bahwa cara kita menyikapi kritik sering kali lebih penting daripada kritik itu sendiri.

2. Luka yang dipendam gak akan hilang dengan sendirinya

cuplikan drama Notes from the Last Row (dok. Netflix/Notes from the Last Row)

Mun Oh terus membawa luka dari berbagai kegagalan dalam hidupnya. Mulai dari karier sebagai novelis, kisah cintanya dengan Anh Eun Joo (Kim Yunjin), sampai rasa iri terhadap Kim Su Hun, semuanya ia pendam tanpa pernah benar-benar diselesaikan. Akibatnya, luka tersebut justru semakin menguasai hidupnya.

Drama ini menunjukkan bahwa memendam masalah bukan berarti masalah itu selesai. Sebaliknya, luka yang terus dipelihara bisa memengaruhi cara seseorang berpikir dan mengambil keputusan. Pada akhirnya, Mun Oh sendiri yang harus menanggung akibat dari semua penyesalan tersebut.

3. Komunikasi adalah kunci dalam sebuah hubungan

cuplikan drama Notes from the Last Row (dok. Netflix/Notes from the Last Row)

Rumah tangga Mun Oh dan Jo Hyeon Suk (Jin Kyung) memang telah lama mengalami keretakan. Mereka tidak pernah menghabiskan waktu bersama layaknya pasangan suami istri, bahkan sampai pisah ranjang. Mereka juga kerap bertengkar mengenai berbagai hal baik kecil maupun besar. Namun, setiap kali Hyeon Suk mencoba mengajak berbicara, Mun Oh justru memilih menghindar atau menutup diri. 

Kebiasaan tersebut membuat jarak di antara mereka semakin sulit diperbaiki. Hubungan yang sehat gak cukup hanya dibangun dengan rasa sayang. Dibutuhkan keterbukaan dan kemauan untuk saling mendengarkan agar masalah gak terus menumpuk. Sayangnya, hal itu gagal dilakukan oleh Mun Oh di sepanjang cerita.

4. Jangan meremehkan cerita hidup orang lain

still cuts drama Notes from the Last Row (dok. Netflix/Notes from the Last Row)

Saat masih menjadi novelis, Mun Oh pernah bertemu Lee Kang (Choi Hyun Wook) kecil di sebuah panti asuhan. Lee Kang mencoba menceritakan kisah hidupnya yang penuh luka, tetapi Mun Oh justru menganggapnya hanya sebagai cerita sedih yang biasa. Ia gak benar-benar berusaha memahami perasaan anak tersebut.

Tanpa disadari, sikap itu meninggalkan luka yang sangat dalam bagi Lee Kang. Bertahun-tahun kemudian, rasa sakit hati tersebut berubah menjadi awal dari rencana balas dendam yang menghancurkan hidup Mun Oh. Dari sini, drama mengingatkan bahwa satu ucapan atau sikap yang kita anggap sepele bisa membekas seumur hidup bagi orang lain.

5. Berdamailah dengan masa lalu sebelum terlambat

still cuts drama Notes from the Last Row (dok. Netflix/Notes from the Last Row)

Hampir semua keputusan Mun Oh dipengaruhi oleh masa lalunya yang belum selesai. Ia masih memikirkan Eun Joo, terus dihantui kegagalan sebagai penulis, dan gak pernah benar-benar menerima jalan hidup yang dijalaninya sekarang. Semua itu membuatnya sulit menikmati kehidupan yang sedang ia miliki.

Lewat karakter Mun Oh, drama ini mengingatkan bahwa masa lalu memang gak bisa diubah. Namun, kita tetap bisa memilih bagaimana cara menyikapinya. Semakin cepat seseorang berdamai dengan masa lalunya, semakin besar pula kesempatan untuk menjalani hidup dengan lebih tenang.

Heo Mun Oh memang bukan karakter yang sempurna. Namun, justru dari berbagai kesalahan dan penyesalan yang ia alami, penonton bisa belajar banyak hal tentang menerima kritik, mengelola emosi, hingga pentingnya berdamai dengan masa lalu. Menurutmu, pelajaran hidup mana yang paling berkesan dari perjalanan Heo Mun Oh di Notes from the Last Row?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article