Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
still cut drakor Can This Love Be Translated?
still cut drakor Can This Love Be Translated? (dok. Netflix/Can This Love Be Translated?)

Drakor baru Netflix yang berjudul Can This Love Be Translated? akan segera hadir menyapa penonton pada awal tahun 2026. Ini merupakan karya terbaru dari penulis populer Hong Sisters bersama sutradara Yoo Young Eun. Antusiasme untuk drakor ini semakin tinggi karena penggemar ingin melihat chemistry romantis dan komedi di antara Kim Seon Ho dan Go Youn Jung.

Drama Korea ini juga akan menyuguhkan pemandangan indah dari berbagai negara. Termasuk Korea Selatan, tiga negara lain mulai dari Jepang, Kanada, dan Italia juga akan ditampilkan. Rupanya bukan sekedar latar semata, berbagai lokasi syuting untuk Can This Love Be Translated? punya peran penting baik untuk cerita di depan maupun belakang layar.

1. Lokasi syuting di tiga negara berbeda bukan sekedar latar cerita

still cut drakor Can This Love Be Translated? (x.com/NetflixKR)

Can This Love Be Translated? mengisahkan perjalanan cinta Joo Ho Jin (Kim Seon Ho) dan Cha Moo Hee (Go Young Jung). Joo Ho Jin merupakan interpreter dengan kemampuan yang luar biasa, sementara Cha Moo Hee adalah seorang bintang papan atas yang dicintai secara global. Keduanya bertemu sebagai rekan kerja yang mendatangi tiga negara bersama.

Sutradara Yoo Young Eun menjelaskan bahwa lokasi syuting untuk drakor ini tidak hanya berperan sebagai latar. Lokasi itu bisa dilihat sebagai karakter yang selaras dengan emosi para tokoh di dalamnya. Mulai dari Jepang, Kanada, hingga Italia, urutan lokasinya mengikuti alur emosi Hoo Jin dan Moo Hee.

2. Setiap lokasi mendukung perubahan dinamika hubungan karakter utama

still cut drakor Can This Love Be Translated? (x.com/NetflixKR)

Setiap lokasi dipilih tentu dengan alasan tertentu. Sutradara Yoo Young Eun juga berbagi bahwa masing-masing negara yang dipilih mendukung perjalanan emosi dua tokoh utama. Mulai dari pertemuan yang polos dan segar di Jepang, lanjut ke Kanada yang dapat menunjukkan kedekatan emosional mereka, hingga akhirnya sampai di Italia yang menunjukkan momen-momen romantis keduanya.

"Alih-alih kesan yang megah, gambaran Jepang justru lebih banyak menghadirkan nuansa yang manis dan sederhana. Aku pikir akan menyenangkan untuk menangkap nuansa itu melalui pertemuan dua tokoh tersebut," ungkap sutradara di konferensi pers seperti dilansir Sports Chosun.

Ia melanjutkan, "Kanada juga memiliki banyak momen yang sinematik seperti matahari terbenam dan aurora. Rasanya nuansa tersebut memungkinkanku untuk mengekspresikan sisi emosional kedua tokoh dan situasi dalam drama, seolah lokasi itu adalah satu karakter tersendiri."

3. Perpindahan lokasi syuting membuat hubungan para pemeran dan staf semakin dekat

still cut drakor Can This Love Be Translated? (x.com/NetflixKR)

Lokasi syuting Can This Love Be Translated? tidak hanya punya peran penting untuk menggambarkan hubungan dua tokoh di dalamnya. Lokasi di tiga negara juga mempererat hubungan para pemeran dan staf di balik layar. Mereka tak punya pilihan selain bergantung pada satu sama lain selama proses syuting.

"Bersama kru kamera hingga pencahayaan, kami setiap hari brkumpul dan berbincang bersama. Setiap kali selesai syuting di sat lokasi, dada terasa sesak, hingga ada rasa haru sampai ingin menangis. Menyapa di pagi hari, pulang di malam hari, hingga makan bersama pada jam kerja, kami menjadi dekat seperti keluarga. Hubungan kami terasa semakin dekat dari satu lokasi ke lokasi berikutnya," ujar Kim Seon Ho.

Go Youn Jung juga setuju bahwa mereka jadi semakin dekat setiap pindah ke lokasi selanjutnya. Sutradara Yoo Young Eun merasa bersyukur karena chemistry kedua pemeran sangat baik. Hal itu membuatnya merasa tenang.

Setiap lokasi tentunya meninggalkan kesan tersendiri untuk seluruh tim Can This Love Be Translated?. Sutradara berharap agar penonton bisa merasa seperti sedang bepergian ketika menonton drakor ini. Untuk itu, jangan lupa nonton drakornya yang akan dirilis pada 16 Januari mendatang, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team