Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuplikan drakor Surely Tomorrow
Cuplikan drakor Surely Tomorrow (dok.JTBC/Surely Tomorrow)

Lee Kyoung Do (Park Seo Joon) mengenal Seo Ji Woo (Won Ji An) secara gak sengaja dan bergabung ke klub drama kampus di drakor Surely Tomorrow (2025). Bertemu dengan Seo Ji Woo membuat kehidupan Kyoung Do yang dikenal sangat lurus ini mulai bergejolak. Bersama Seo Ji Woo, Kyoung Do mendapati jika dirinya mulai berubah ke arah yang lebih baik.

Setelah masuk klub drama, Lee Kyoung Do juga menemukan sekumpulan orang yang berubah jadi sahabat. Mereka bahkan mendukung dan menemani Kyoung Do di segala macam proses kehidupannya. Sayangnya, sosok Seo Ji Woo merupakan sebuah pintu yang menjadikan Kyoung Do memahami hidup lebih dalam, lho.

Kyoung Do bahkan berproses dengan segala situasi hidup yang menyeretnya bersama Seo Ji Woo. Lalu, apa saja peran Seo Ji Woo bagi Lee Kyoung Do di drakor Surely Tomorrow?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Cinta pertama

Cuplikan drakor Surely Tomorrow (dok.JTBC/Surely Tomorrow)

Pertemuan Seo Ji Woo dan Lee Kyoung Do gak berhenti begitu saja setelah bergabung di klub drama kampus. Proses mengerjakan pertunjukan membuat Seo Ji Woo dan Lee Kyoung Do semakin mengenal satu sama lain. Hal ini jelas menimbulkan ketertarikan di antara keduanya.

Gak butuh waktu lama, Lee Kyoung Do memberanikan diri untuk mengajak Seo Ji Woo berpacaran. Sekalipun belum mengenal latar belakang satu sama lain, Lee Kyoung Do percaya diri untuk bisa menjadi pacar Seo Ji Woo. Sayangnya, kondisi ini pupus setelah Kyoung Do mengetahui asal usul Ji Woo.

2. Penyebab luka

Cuplikan drakor Surely Tomorrow (dok.JTBC/Surely Tomorrow)

Hubungan Seo Ji Woo dan Lee Kyoung Do gak berhenti begitu saja. Mereka berusaha menjalani hubungan sekalipun Kyoung Do mengalami rasa rendah diri yang cukup ekstrim. Sayangnya, Seo Ji Woo dipaksa untuk pergi ke luar negeri demi menuntut ilmu. Hal ini menjadikan Kyoung Do harus berhenti menjadi kekasih Ji Woo.

Keduanya berpisah dan kembali menjalin hubungan di usia 28 tahun. Sayangnya, Lee Kyoung Do gak bisa mempertahankan hubungannya ini lagi karena harus fokus menemani ibunya merawat sang ayah. Kondisi ini jelas membuat Kyoung Do sangat frustasi. Pada akhirnya, dia melarikan diri dengan mengkonsumsi alkohol secara rutin hingga hampir meninggal dunia.

3. Pemicu perubahan

Cuplikan drakor Surely Tomorrow (dok.JTBC/Surely Tomorrow)

Setelah kecanduan alkohol, kehidupan Lee Kyoung Do berubah drastis. Dia bukan sosok yang optimis dan pekerja keras lagi. Sayangnya, hal ini merupakan tanda bahaya bagi tubuh dan perjalanan karier Lee Kyoung Do. Suatu pagi, ibunya mendapati Kyoung Do gak sadarkan diri di tempat tidur rumahnya. 

Saat itu, Kyoung Do didiagnosis keracunan alkohol dalam kadar rendah. Kondisi ini membuat Lee Kyoung Do sadar jika dirinya harus merubah hidupnya. Pada akhirnya, dia berhasil lepas dari alkohol dan kariernya perlahan naik drastis.

4. Alasan untuk merubah dan mengenal diri

Cuplikan drakor Surely Tomorrow (dok.JTBC/Surely Tomorrow)

Sekalipun Seo Ji Woo menjadi pemicu segala keputusannya, Lee Kyoung Do berhasil menjadi sosok yang sangat stabil dalam mengelola emosi. Dia berubah dan tumbuh dewasa dengan sangat baik. Gak hanya itu, sekalipun melelahkan, Lee Kyoung Do berusaha untuk tetap ada di saat Seo Ji Woo membutuhkan.

Perubahan ini jelas gak didapatkan Kyoung Do dengan mudah. Dia berkali-kali menghadapi kesulitan dan bangkit dengan kemauannya sendiri. Namun, Kyoung Do berhasil menjadi sosok yang bisa memahami arti hidupnya setelah melalui berbagai drama kehidupan.

Sekalipun belum jadi akhir, Kyoung Do seakan jadi kuat dan punya semangat dalam menghadapi berbagai kondisi kehidupan. Jadi, bukan hal aneh jika Kyoung Do bisa dengan dewasa menerima Ji Woo lagi setelah setahun menunggu di drakor Surely Tomorrow.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team