Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Perbedaan Kasta Seong Hui Ju dan I An di Perfect Crown, Kontras!
Still cut drama Perfect Crown (dok.MBC Drama/Perfect Crown)
  • Drama Perfect Crown menyoroti hubungan Seong Hui Ju dan I An yang terhalang perbedaan kasta, menggambarkan kontras dunia sosial antara rakyat biasa dan keluarga kerajaan.

  • Seong Hui Ju berasal dari keluarga chaebol tapi berstatus anak selir, sedangkan I An adalah pangeran yang dihormati dalam sistem monarki konstitusional.

  • Cara pandang mereka terhadap masalah juga berbeda: I An mengikuti protokol kerajaan dengan hati-hati, sementara Seong Hui Ju lebih strategis dan mengandalkan pengaruh sosialnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penayangan drama Perfect Crown sukses mencuri perhatian penonton lewat konflik sosial kalangan atas yang menjadi pembuka utama cerita. Salah satu daya tarik utamanya adalah hubungan antara Seong Hui Ju (IU) dan I An (Byeon Woo Seok) yang terhalang oleh perbedaan kasta.

Seong Hui Ju dan I An diceritakan berasal dari dunia berbeda, sehingga interaksi mereka sering kali memicu konflik personal maupun sosial. Lalu, apa saja perbedaan kasta yang membuat hubungan Seong Hui Ju dan I An terasa begitu kontras? Berikut tiga poin penjelasannya di bawah ini!

1. Latar belakang keluarga

Still cut drama Perfect Crown (dok.MBC Drama/Perfect Crown)

Perbedaan paling mencolok antara Seong Hui Ju dan I An terletak pada latar belakang keluarga mereka. Seong Hui Ju sendiri dikenal berasal dari keluarga chaebol yang menjabat sebagai CEO Castle Group. Meski memiliki segalanya, tapi statusnya sebagai rakyat biasa ternyata mulai memengaruhi kehidupannya di tangga sosial.

Sementara I An adalah Pangeran atau putra kedua Raja yang sebenarnya tidak ditakdirkan untuk memiliki kekuasaan selain status kerajaan semata. Meski begitu, Pangeran I An sangat dihormati dan dicintai oleh rakyatnya yang menganut sistem monarki konstitusional.

2. Status sosial dan gaya hidup

Still cut drama Perfect Crown (dok.MBC Drama/Perfect Crown)

Status sosial Pangeran I An sebagai bagian dari keluarga kerajaan, memudahkan dirinya untuk menjalani kehidupan sosial. Mulai dari menikmati pendidikan, hobi, dan gaya hidup berada dalam koridor kendalinya.

Di balik statusnya sebagai pangeran, justru tak membuat I An berperilaku seenaknya. Sebab, I An selalu mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan dalam setiap tindakan yang akan berdampak besar terhadap citranya di mata publik.

Lain halnya dengan Seong Hui Ju yang sebenarnya berstatus anak kedua dari selir ayahnya. Oleh sebab itu, Seong Hui Ju sering jadi bahan olokan pesaing bisnis yang ingin menjatuhkan harga dirinya. Status sosial Seong Hui Ju tak membuatnya berkecil hati, justru sebaliknya ia dengan berani berbaur dengan keluarga kerajaan dan keluarga chaebol lainnya untuk mengukuhkan posisinya di tangga sosial.

3. Cara pandang dalam menyelesaikan masalah

Still cut drama Perfect Crown (dok.MBC Drama/Perfect Crown)

Sejak kecil, pangeran I An selalu dibimbing untuk menjadi lebih dari apa yang biasanya orang lain lakukan. Selain itu, I An juga harus mengikuti protokol kerajaan setiap kali dihadapkan pada situasi maupun masalah tertentu. Tak jarang, I An pernah melanggar kebiasaan dan aturan kerajaan yang menjadi ajang untuk mengekpresikan kepribadiannya.

Berbanding terbalik dengan Seong Hui Ju yang cenderung melihat segala sesuatu dari sudut pandang strategis dan saling menguntungkan. Sebab, Seong Hui Ju terbiasa mengandalkan pengaruhnya untuk menyelesaikan masalah. Meski pada akhirnya tak sesuai dengan rencana karena statusnya yang berasal dari rakyat biasa.

Perbedaan kasta antara Seong Hui Ju dan I An dalam drama Perfect Crown, memang terasa begitu kontras. Namun, berkat perbedaan itulah yang membuat kisah romansa mereka terasa jauh lebih hidup dan penuh makna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team