Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nam Ji Hyun di drama To My Beloved Thief dan 100 Days My Prince
Nam Ji Hyun di drama To My Beloved Thief dan 100 Days My Prince (instagram.com/kbsdrama | hancinema.net)

Aktris kelahiran Korea Selatan, Nam Ji Hyun sedang ramai dibicarakan karena perannya dalam drama terbaru bertajuk To My Beloved Thief. Pada drama tersebut, Nam Ji Hyun memerankan sosok Hong Eun Jo yang merupakan pelayan dan tabib, sekaligus Gil Dong seorang bandit yang kerap mencuri di rumah para pejabat korup.

Ternyata, Hong Eun Jo memiliki beberapa kesamaan dengan tokoh Hong Shim, karakter yang juga diperankan oleh Nam Ji Hyun di drama 100 Days My Prince (2018). Lantas, apa saja kesamaan dari kedua karakter tersebut? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Anak seorang bangsawan, tetapi hidup sebagai rakyat biasa

still cut drama To My Beloved Thief (instagram.com/kbsdrama)

Kesamaan pertama dari peran Nam Ji Hyun di dua drama tersebut adalah sama-sama merupakan anak seorang bangsawan, tetapi hidup sebagai rakyat biasa. Di 100 Days My Prince, Hong Shim dulunya adalah seorang putri bangsawan yang hidup berkecukupan. Namun, berubah ketika ayahnya dibunuh saat perebutan tahta kerajaan.

Hong Shim yang harusnya ikut dibunuh bersama ayahnya berhasil kabur dengan sang kakak yang bernama Yoon Seok Ha (Kim Jae Young). Hong Shim kemudian menjadi orang biasa dan hidup bersama ayah tirinya yang tinggal di sebuah pedesaan.

Pada drama To My Beloved Thief, Hong Eun Jo adalah anak seorang selir mantan menteri perang yang sekaligus seorang bangsawan. Jabatan ayahnya dalam sistem pemerintahan dicabut dalam Peristiwa Tahun Gyeongo dan harus hidup tanpa harta yang melimpah. Hong Eun Jo sendiri menjadi pelayan di kediaman ayahnya tersebut karena statusnya sebagai anak selir, ia juga merupakan seorang tabib di sebuah klinik rakyat.

2. Terjebak dalam rencana pernikahan yang tidak ia kehendaki

still cut drama To My Beloved Thief (instagram.com/kbsdrama)

Di 100 Days My Prince, terdapat titah dari Putra Mahkota Lee Yul bahwa seluruh lajang di Joseon harus menikah agar kekeringan yang melanda berakhir. Hong Shim sendiri telah memiliki umur yang lebih dari cukup untuk menikah, tetapi ia jadi benci terhadap Putra Mahkota karena tidak ada laki-laki yang sesuai dengan keinginannya.

Tiba-tiba seorang pria yang tidak dikenal terbaring sakit di rumahnya. Pria itu tidak lain tidak bukan adalah sang Putra Mahkota yang hilang ingatan akibat dalam upaya pemberontakan. Akhirnya Hong Shim terpaksa menikah dengan Putra Mahkota yang berganti nama menjadi Wondeuk demi menghindari nasib jadi selir bangsawan tua.

Di sisi lain, untuk menjamin kehidupan nyaman ayah dan ibunya, Hong Eun Jo juga terpaksa menyetujui rencana pernikahan dengan seorang bangsawan tua yang telah sekarat. Hal ini lantaran ia melihat sendiri ayahnya berkeliling menjual tulisan dengan harga murah untuk mencukupi kebutuhan, lalu ibunya yang butuh obat untuk sembuh dari penyakitnya.

3. Memiliki hubungan dengan tokoh sentral kerajaan

still cut drama To My Beloved Thief (instagram.com/kbsdrama)

Dalam 100 Days My Prince, Hong Shim menjalani pernikahan kontrak dengan Putra Mahkota yang kehilangan ingatan setelah terjatuh dari jurang. Hubungan yang bermula dari keterpaksaan tersebut justru membuka kembali luka masa lalu. Hong Shim ternyata adalah cinta pertama Lee Yul yang menghilang akibat ancaman pembunuhan yang berasal dari ayah Lee Yul sendiri.

Sementara itu, di To My Beloved Thief, Hong Eun Jo secara tidak sengaja dipertemukan dengan Pangeran Agung Yi Yeol. Interaksi awal mereka dikemas dengan ringan dan penuh salah paham, tetapi perlahan berkembang menjadi romansa. Suatu waktu, Hong Eun Jo secara impulsif mencium Yi Yeol dan menjadi titik awal tumbuhnya perasaan baru yang manis di hati sang pangeran.

Itulah tiga persamaan peran Nam Ji Hyun di To My Beloved Thief dan 100 Days My Prince. Meski sama-sama menampilkan hubungan romansa dengan figur penting dan terlibat dalam pernikahan yang tidak dikehendakinya, Nam Ji Hyun berhasil menghadirkan karakter yang berbeda secara emosional dan kepribadian. Hal ini membuat setiap pujian dan apresiasi layak dikantongi sang aktris.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team