Jeon So Young di If Wishes Could Kill (dok. Netflix/If Wishes Could Kill)
Setelah membuat permintaan dan mengirim videonya di aplikasi Girigo lalu harapannya terkabul, akan muncul penghitung waktu mundur di handphone penggunanya. Namun, ternyata timer ini akan berhenti saat ada orang lain yang harapannya terkabul. Artinya, kemungkinan kematian lebih kecil meski tetap ada gangguan dari roh jahat.
Penghitung waktu ini memegang poin penting di awal konflik cerita. Yoo Se Ah melihat penghitung waktu di handphone Choi Hyeong Wook menunjukkan angka 0 setelah sahabatnya itu meninggal. Selama 24 jam sejak membuat permintaan, Yoo Se Ah harus menemukan cara mematahkan kutukan. Namun, sepanjang perjalanan mereka di delapan episode, tidak ada yang mengecek berapa lama sisa waktu yang dimiliki Yoo Se Ah.
If Wishes Could Kill sebetulnya mengeksekusi premis ceritanya dengan cukup baik. Konflik yang disajikan pun seimbang dan seru ditonton maraton. Sayangnya, masih ada beberapa kejanggalan yang akhirnya merusak logika cerita dan menjadi plot hole. Bagaimana menurutmu?