Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Plot Hole di Drakor The Art of Sarah, Penuh Kejanggalan?
Shin Hae Sun di The Art of Sarah (instagram.com/netflixkr)

The Art of Sarah menuai pujian berkat totalitas para pemain dan jalinan cerita yang sulit ditebak. Ada berbagai plot twist terkait sang tokoh utama, Sarah Kim (Shin Hae Sun), dan bagaimana upaya Detektif Park Mu Gyeong (Lee Joon Hyuk) menguak berbagai rahasia dari eksekutif butik tas Boudoir itu.

Meski konflik cerita dan teka-teki dalam drakor orisinal Netflix ini telah tersaji dengan cukup apik, sayangnya masih ada beberapa kejanggalan yang menjadi plot hole dan bikin kurang puas. Di antaranya, berkaitan dengan empat poin berikut. Simak, yuk.

1. Ada dua orang tanpa identitas yang tercatat

Shin Hae Sun di The Art of Sarah (instagram.com/netflixkr)

Korea Selatan adalah sebuah negara maju dengan sistem data kependudukan yang sudah lebih baik. Namun, dalam drakor ini, ada orang yang datanya sama sekali tak tercatat oleh negara. Bahkan bukan hanya satu, melainkan dua orang.

Sekalipun keduanya memang anomali, tapi agak janggal rasanya situasi yang mereka hadapi. Khususnya, Sarah Kim. Ia bisa bergonta-ganti identitas dan memalsukan daftar riwayat hidup dengan mudah. Misalnya, saat menjadi Mok Ga Hui, KTP siapa yang ia pakai? Apakah wajah mereka begitu sama sampai ia bisa memakai identitas ini? Apa ia membayar orang untuk memalsukannya?

2. Pohon yang diambil Sarah Kim tetap hidup tanpa akar

cuplikan drama The Art of Sarah (dok. Netflix/The Art of Sarah)

Saat menjadi Kim Eun Jae, Sarah Kim menikah dengan Hong Seong Shin (Jung Jin Young). Setelah mendonorkan ginjalnya, Sarah Kim pergi tanpa pamit sambil membawa kabur pohon senilai 500 juta won di halaman rumah suami kontraknya itu. Ia lalu memindahkannya ke toko Boudoir.

Anehnya, saat adegan Hong Seong Shin menyadari Kim Eun Jae memindahkan pohon besar kesayangannya, tampak jelas bagian akar ditinggal di sana. Artinya, Sarah Kim alias Kim Eun Jae memindahkan pohon ini dengan cara ditebang. Namun, janggalnya, pohon ini tetap hidup dan tumbuh subur di tempat baru meski dipindah tanpa akar.

3. Tidak ada yang menyadari tak ada merek Boudoir di Inggris

cuplikan drama The Art of Sarah (instagram.com/netflixkr)

Latar cerita drakor The Art of Sarah adalah era modern di mana akses informasi dari berbagai negara bisa didapat dengan mudah. Namun, ini menimbulkan kejanggalan terkait tas Boudoir dan kebohongan Sarah Kim yang tak terungkap ke publik hingga akhir.

Sarah Kim berbohong dengan mengklaim Boudoir adalah merek tas mewah yang hanya dikenakan kalangan teratas di Inggris, termasuk anggota keluarga kerajaan dan bangsawan. Ia juga mengatakan Boudoir sudah berusia lebih dari seabad.

Penipuan Sarah Kim terkait asal muasal tas Boudoir sebetulnya sempat dicurigai oleh direktur Mal Samwon. Namun, tidak ada orang lain lagi yang mencurigai klaim Sarah Kim. Dengan semua orang kaya dan konglomerat yang berjejer memakai tas ini, apa mungkin tak ada yang punya kenalan bangsawan Inggris yang memberitahu tak ada merek Boudoir di sana?

4. Tak dibahas lagi mengenai penemuan jasad di waduk

Lee Joon Hyuk di The Art of Sarah (x.com/Netflix_PH)

Episode 4 memberi plot twist memgejutkan bagi Park Mu Gyeong dan juga penonton. Saat itu, ia sengaja membuat waduk dikosongkan untuk membuktikan Mok Ga Hui masih hidup. Namun, betapa kagetnya, saat waduk itu dikeringkan, ternyata ditemukan kerangka manusia!

Setelah dilakukan autopsi, terungkap kerangka yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki sehingga bisa dipastikan itu bukan Mok Ga Hui. Meski begitu, yang janggal adalah tidak ada lagi pembahasan mengenai penemuan kerangka tanpa identitas ini dan dampaknya terhadap kasus bunuh diri Mok Ga Hui.

Keempat hal di atas jadi plot hole dan mengganggu logika cerita. Terlebih semuanya dibiarkan berakhir menggantung, tanpa ada penjelasan lebih lanjut yang memuaskan. Meski begitu, The Art of Sarah tetap seru ditonton. Khususnya, buat kamu yang menyukai genre thriller dengan kisah penuh misteri dan teka-teki.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team