Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
poster drakor Bloody Flower
poster drakor Bloody Flower (x.com/DisneyPlusKR)

Jaksa Cha Yi Yeon (Geum Sae Rok) di Bloody Flower bertugas menangani kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Lee Woo Gyeom (Ryeo Un). Bahkan, sudah ada 17 orang yang menjadi korbannya. Motif yang disebutkan oleh pelaku hanya penelitian terkait obat penyakit yang mustahil disembuhkan.

Sejak interogasi pertama, sikap Lee Woo Gyeom sudah bikin Cha Yi Yeon jengkel. Ia tak mau menyebut dirinya pembunuh karena merasa tujuan akhirnya baik. Mulai dari menantang, meremehkan, hingga tidak mau berkooperasi, berikut ini tujuh sikap Lee Woo Gyeom yang menyulut emosi Cha Yi Yeon.

1. Lee Woo Gyeom masih bisa tersenyum setelah membunuh 17 orang tanpa menunjukkan sedikit pun rasa bersalah karena korbannya adalah pelaku kriminal

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

2. Ia cenderung meremehkan nyawa seseorang yang bisa dilihat dari ketidakseriusannya saat menjawab pertanyaan soal jumlah korban serta caranya beraksi

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

3. Pembunuhan itu sendiri dianggap tidak penting. Lee Woo Gyeom pun mengejek metode penyelidikan Cha Yi Yeon yang dianggapnya membuang-buang waktu

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

4. Ia pun sempat menolak untuk memberi tahu lokasi penguburan mayat yang lain seolah menantang Cha Yi Yeon dan para detektif untuk mengalahkannya

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

5. Lee Woo Gyeom merasa hebat karena dapat menyembuhkan penyakit yang disebut mustahil sembuh terlepas dari caranya untuk mencapai hasil tersebut

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

6. Ia pun seperti menolak untuk bersikap sopan di depan Cha Yi Yeon hingga menyebutnya sok suci dan kolot karena jaksa ini tak mau memercayai niatnya

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

7. Sikapnya yang terlalu percaya diri akan menang di pengadilan karena telah mengembangkan obat juga mendorong Cha Yi Yeon untuk terus maju melawannya

still cut drakor Bloody Flower (dok. Disney+ Korea/Bloody Flower)

Lee Woo Gyeom masih kukuh bahwa dirinya tidak bersalah dalam kasus ini pada dua episode perdana Bloody Flower. Cha Yi Yeon melihatnya sebagai pembunuh berengsek yang harus diberikan ganjaran lewat persidangan. Ia tidak tahan melihatnya terus mempermainkan kejaksaan dan juga para detektif. Oleh karena itulah Cha Yi Yeon terus mencoba memojokkan posisi Lee Woo Gyeom bagaimana pun caranya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy