poster drama Korea Bloody Flower (dok. Disney+)
Kisah di drama Korea Bloody Flower dimulai saat seorang pria suatu hari ditangkap oleh polisi atas tuduhan penculikan dua orang penyandang disabilitas. Selama penyelidikan terhadap tersangka ini, terungkap bahwa ia telah membunuh 223 warga sipil tak berdosa bukan hanya karena penculikan, tetapi juga karena percobaan pada tubuh manusia, dan jaksa pun akhirnya menangkapnya.
Namanya Lee U Gyeom (Ryeo Un). Seorang mahasiswa kedokteran yang putus kuliah. Ia mengklaim dirinya dapat menyembuhkan semua penyakit manusia. Lee U Gyeom juga mengatakan telah mengembangkan teknologi yang dapat menyembuhkan sepenuhnya bukan hanya penyakit ringan, tetapi juga berbagai penyakit yang belum bisa diatasi oleh teknologi medis saat ini, seperti kanker.
Menariknya, kesaksian pasien yang telah dirawatnya terus berdatangan. Lee U Gyeom pun berjanji akan mengungkapkan semua teknologi medis sempurna ini untuk kepentingan umat manusia. Tetapi dengan syarat ia tidak akan bertanggung jawab atas 223 percobaan pada manusia yang telah dilakukannya sejauh ini. Lee U Gyeom mengancam akan bunuh diri jika ia disalahkan.
Saat Lee U Gyeom meninggal, teknologi medis yang hanya tersisa di kepalanya itu tentunya juga akan ikut hilang. Seorang pengacara, Park Han Jun (Sung Do Il) harus menyelamatkannya demi sang putri yang menderita tumor otak. Sementara di sisi lain, jaksa Cha Yi Yeon (Geum Seu Rok), tetap ingin manjatuhkan hukuman mati kepada Lee U Gyeom sebagai sanksi atas kematian tidak adil dari 223 orang.