Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
still cut drama Korea The Judge Retuns
still cut drama Korea The Judge Retuns (instagram.com/mbcdrama_now)

Di balik ketegasan Kim Jin A (Won Jin A) sebagai jaksa di The Judge Returns, tersimpan kisah hidup yang jauh dari kata mudah. Ia bukan sosok yang mengejar kekuasaan atau prestasi, melainkan seseorang yang sejak kecil tumbuh bersama luka, kemarahan, dan rasa tidak adil. Cita-citanya lahir dari peristiwa pahit yang menimpa ayahnya, dan perjalanan hidupnya pun dipenuhi beban emosional yang jaranag ia perlihatkan. Inilah empat sisi menyedihkan Kim Jin A yang membuat karakternya terasa begitu manusiawi dan menyentuh.  

1. Dia merasa bersalah dengan ayahnya

still cut drama Korea The Judge Retuns (instagram.com/mbcdrama_now)

Rasa bersalah menjadi emosi yang paling melekat dalam diri Kim Jin A. Sejak kecil, ia menyaksikan ayahnya diperlakukan tidak adil oleh atasannya hingga kondisi kesehatan sang ayah memburuk dan harus dirawat di rumah sakit. Peristiwa itu menanamkan luka mendalam dalam hatinya, seolah ia merasa tak berdaya sebagai anak yang hanya bisa menyaksikan ketidakadilan tanpa mampu berbuat apa-apa.

Dia merasa bersalah karena merasa tumbuh dari luka ayahnya yang disiksa bos. Ketika akhirnya ia berhasil menjadi jaksa, rasa bersalah itu bukannya hilang, justru semakin menguat. Jin A menyadari bahwa sistem hukum yang ia perjuangkan tidak selalu mampu melindungi orang-orang lemah seperti ayahnya. Di titik inilah ia kerap mempertanyakan dirinya sendiri, apakah mimpinya benar-benar cukup untuk menebus penderitaan ayahnya, atau justru datang terlalu terlambat.

2. Mimpinya lahir dari luka, bukan pilihan yang bahagia

still cut drama Korea The Judge Retuns (instagram.com/mbcdrama_now)

Tidak seperti kebanyakan orang yang mengejar mimpi karena passion atau deorongan positif, Impian Kim Jin A tumbuh dari trauma. Keinginannya menjadi jaksa bukanlah hasil dari masa kecil yang bahagia, melainkan dari amarah dan rasa tidak terima atas ketidakadilan yang merenggut ketenangan keluarganya. Sejak usia muda, hidupnya seolah sudah diatahkan oleh luka yang ia alami.

Hal ini membuat perjalanan Jin A terasa berat sejak awal. Ia tidak pernah benar-benar punya ruang untuk bertanya pada dirinya sendiri tentang apa yang ia ingin kan secara pribadi. Hidupnya berjalan lurus mengikuti satu tujuan, tanpa sempat menikmati proses atau pilihan lain. Di balik prestasinya, ada pengorbanan emosional yang jarang disadari orang lain.

3. Terus berjuang di sistem yang tak sepenuhnya adil

still cut drama Korea The Judge Retuns (instagram.com/mbcdrama_now)

Saat sudah berada di dalam dunia hukum, Kim Jin A dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa keadilan tidak selalu berjalan sesuai teori. Ia menyaksikan bagaimana kekuasaan, uang, dan koneksi sering kali lebih berpengaruh daripada kebenaran. Situasi ini membuat idealisme yang ia pegang sejak kecil terus diuji.

Berhadapan dengan Jang Tae Sik (Kim Pub Lae) bos dari ayahnya membuat Jin A kewelahan untuk bisa menjatuhkannya. Sebagai jaksa, Jin A berulang kali berada di persimpangan antara Nurani dan sistem. Ia ingin memperjuangkan keadilan seperti yang dulu ia impikan untuk ayahnya, namun realitas memaksanya menerima banyak kompromi. Perjuangan ini bukan hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga menggerogoti jiwanya perlahan.

4. Memendam beban sendirian demi terlihat kuat

still cut drama Korea The Judge Retuns (instagram.com/mbcdrama_now)

Kim Jin A menyembunyikan perasaannya. Di hadapan orang lain, ia tampil sebagai sosok professional, tegas, dan nyaris tak tergoyahkan. Namun, di balik itu semua, ia memikul rasa bersalah, kemarahan, dan kekecewaan seorang diri, tanpa benar-benar membaginya pada siapa pun.

Ia memilih terlihat kuat karena merasa itu adalah satu-satunya cara bertahan. Jin A jarang memberi ruang bagi dirinya sendiri untuk lemah, seolah jika ia runtuh, seluruh tujuan hidupnya ikut runtuh bersamanya. Kesepian inilah yang membuat karakternya terasa begitu tragis kuat di luar dan rapuh di dalam.

Kim Jin A bukan sekadar jaksa dalam The Judge Returns, melainkan potret seseorang yang hidup dengan luka masa lalu dan idealisme yang terus diuji realitas. Empat sisi menyedihkan ini menunjukkan bahwa di balik keberhasilannya, ada perjalanan batin yang penuh rasa bersalah, kelelahan, dan kesepian. Justru karena itulah Kim Jin A  menjadi karakter yang begitu kuat dan berkesan karena ia mengingatkan kita bahwa di balik perjuangan menegakkan keadilan, sering kali ada hati yang diam-diam terluka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team