Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Skandal Pusat Medis Cheum Terungkap di Ending Bloody Flower, Keji!
still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viumalaysia)
  • Lee Woo Gyeom lolos dari hukuman mati setelah darahnya terbukti bisa menyembuhkan penyakit, dan ia ditugaskan membantu pasien di pusat medis Cheum.
  • Pusat medis Cheum ternyata menyimpan banyak skandal, termasuk eksperimen ilegal pada manusia yang menyebabkan ratusan kematian dan manipulasi hukum lewat suap.
  • Ambisi menciptakan obat segala penyakit membuat pimpinan Cheum menghalalkan segala cara hingga akhirnya Chae Jeong Soo dituntut atas kejahatannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lee Woo Gyeom (Ryeo Un) dalam drakor Bloody Flower tak jadi dapatkan hukuman mati karena berhasil membuktikan diri jika darah yang dimilikinya bisa jadi obat penyembuh segala penyakit. Karena itu, persidangan memutuskan untuk memberikan hukuman mati bersyarat di mana Lee Woo Gyeom harus mengabdikan dirinya untuk menyembuhkan para pasien penyakit terminal yang tak tersembuhkan.

Setelah hasil putusan itu, hakim menunjuk pusat medis Cheum jadi lembaga yang akan memfasilitasi tugas Lee Woo Gyeom. Awalnya pusat medis Cheum yang dipimpin oleh Chae Jeong Soo (Kwon Soo Hyun) itu nampak seperti lembaga yang dermawan di mana mereka memberikan fasilitas super nyaman untuk Lee Woo Gyeom bisa tinggal sekaligus bertugas menyembuhkan pasien.

Namun rupanya, pusat medis Cheum punya niat terselubung di balik tindakannya itu. Pusat medis Cheum juga tak sebersih citra publiknya. Sejumlah skandal pusat medis Cheum akhirnya terungkap di ending drakor Bloody Flower seperti dalam ulasan berikut.

1. Sejak kepemimpinan pertama oleh Chae Jeong Hoon, pusat medis Cheum telah melakukanya eksperimen pada manusia secara ilegal

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viu_th)

2. Pusat medis Cheum melakukan eksperimen untuk menciptakan obat segala penyakit tanpa persetujuan subjek penelitiannya

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viu_th)

3. Seperti Woo Gyeom. Saat ia koma karena alami kecelakaan mobil, Woo Gyeom justru dijadikan subjek eksperimen oleh pusat medis Cheum

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viu_th)

4. Bukan hanya Woo Gyeom, pusat medis Cheum telah jadi penyebab kematian 233 orang karena kegagalan eksperimennya itu

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viumalaysia)

5. Selain itu, Jeong Soo juga menghabisi nyawa Hye Ju, ibu Woo Gyeom yang berusaha mengusut kecurangan pusat medis Cheum

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viumalaysia)

6. Tak cuma itu, demi menutupi eksperimen ilegalnya, pusat medis Cheum menyuap jaksa Oh Hyeon Deuk yang menangani kasus itu

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/disneypluskr)

7. Bukan cuma jaksa, pusat medis Cheum juga menyuap detektif kepolisian Min Chul yang tangani kasus kematian Hye Ju

still cut drama Bloody Flower (instagram.com/viumalaysia)

Pusat medis Cheum memiliki obsesi untuk bisa menciptakan obat yang dapat menyembuhkan segala penyakit. Namun, karena ambisi itu, baik Chae Jeong Hoon maupun Chae Jeong Soo menghalalkan segala cara dalam prosesnya. Pasien yang berharap dapat perawatan di pusat medis Cheum justru dijadikan subjek penelitian secara sepihak. Lee Woo Gyeom memiliki mutasi darah penyembuh juga karena jadi subjek penelitian tersebut. Pada akhirnya Chae Jeong Soo dituntut jaksa Cha Yi Yeon atas segala kejahatannya itu. Keji sekali ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team