cuplikan drama Idol I (viu.com)
Gold Boys memiliki penggemar yang dikenal sangat loyal dan selalu memberikan dukungan penuh kepada para membernya. Dukungan itu juga sangat tampak etika Do Ra Ik melakukan aktivitas sebagai solois. Mulai dari tampil di acara musik, acara fan sign, hingga konser solo penggemar selalu hadir dengan sorak sorai dan spanduk dukungan sebagai bentuk cinta mereka terhadap sang idola.
Namun, situasi tersebut berubah drastis ketika Do Ra Ik dikabarkan terjerat dalam kasus pembunuhan U Seong. Mereka langsung menyerbu gedung agensi Goldi Entertainment untuk protes agar mengeluarkan dan mengadili Do Ra Ik tanpa mencari lebih dalam fakta dan kebenaran di baliknya. Poster-poster yang menampilkan wajah Do Ra Ik di pinggir jalan pun dicoreti dengan kata kasar seperti kata ‘pembunuh’ dan ujaran kebencian lain yang dilontarkan kepadanya.
Itulah empat sosok yang memilih berpaling dari Do Ra Ik setelah diduga terlibat dalam kematian U Seong dalam drakor Idol I. Sikap untuk menjauh yang dipilih oleh orang-orang di sekitar Do Ra Ik menunjukkan lemahnya hubungan di sebuah industri hiburan ketika skandal besar mencuat.
Sang idol harus menghadapi tekanan publik, proses hukum yang berjalan, sekaligus kehilangan kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya, meskipun bukti dan kebenaran masih belum sepenuhnya terungkap. Drama ini juga menjadi gambaran nyata kerasnya industri hiburan, di mana citra dan reputasi lebih diutamakan daripada kebenaran dan empati.