Setelah sepakat untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius, Seong Hui Ju dan Pangeran Agung Ian tidak hanya menghadapi persoalan pribadi, tetapi juga sorotan publik yang begitu besar. Status Seong Hui Ju yang kerap dipandang rendah sebagai “rakyat jelata” dan anak haram membuat hubungan mereka menuai banyak penolakan, terutama dari pihak kerajaan, termasuk Ibu Suri yang khawatir akan citra istana.
Situasi ini membuat hubungan mereka tidak bisa berjalan secara biasa. Keduanya harus membuktikan kepada publik bahwa hubungan tersebut bukan sekadar rumor atau permainan sesaat, melainkan sesuatu yang benar-benar serius. Demi mencapai hal itu, Seong Hui Ju bahkan menyusun strategi yang cukup berani untuk menarik perhatian publik sekaligus membalikkan opini masyarakat.
Dengan memanfaatkan media, gestur, hingga momen-momen yang terkesan “tidak disengaja”, Seong Hui Ju dan Pangeran Agung Ian perlahan berhasil membuat banyak orang percaya pada hubungan mereka. Berikut tiga cara yang mereka lakukan untuk meyakinkan publik di Perfect Crown.
