Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lomon di KDrama No Tail To Tell
Lomon di KDrama No Tail To Tell (dok.SBS/No Tail To Tell)

Intinya sih...

  • Lomon menjalani latihan fisik intens layaknya atlet profesional dengan disiplin tinggi, hanya menyisakan beberapa hari libur di akhir pekan.

  • Lomon menggali mentalitas atlet lewat obrolan dan observasi, serta banyak berbincang dengan teman-temannya yang berprofesi sebagai pemain sepak bola.

  • Lomon menjadikan Son Heung Min dan Zlatan Ibrahimović sebagai referensinya dalam membangun karakter Kang Si Yul yang ia perankan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nama Park Solomon kembali jadi perbincangan sejak ia dipercaya bermain dalam drakor fantasi-romantis No Tail To Tell. Aktor yang akrab dipanggil Lomon ini memerankan karakter Kang Si Yul, seorang pesepakbola berbakat. Kang Si Yul dikenal sebagai penyerang andalan yang bermain untuk klub sepak bola ternama di luar negeri. Sebagai seorang atlet, ia menorehkan banyak pencapaian, bahkan lebih bersinar dan menonjol dibandingkan klubnya sendiri.

Menariknya, Lomon tak setengah-setengah dalam bergabung dengan proyek tersebut. Ia sadar betul bahwa memerankan atlet profesional, terlebih pesepakbola, tidak bisa dilakukan hanya dengan menghafal dialog dan berlari di lapangan. Sebab itu, ia menceritakan usahanya agar mendalami peran sebagai atlet pesepakbola profesional. Yuk, simak bocorannya berikut!

1. Menjalani latihan fisik intens layaknya atlet profesional

Lomon di KDrama No Tail To Tell (dok.SBS/No Tail To Tell)

Lomon memulai pendalaman karakternya dari aspek paling dasar, yaitu tubuh. Ia mengikuti les sepak bola selama dua hingga tiga jam per sesi hampir setiap hari, dengan jadwal latihan yang nyaris tak memberi ruang untuk bersantai. Rutinitas ini dijalani dengan disiplin tinggi, hanya menyisakan beberapa hari libur di akhir pekan. Hasil latihan ini pun dapat mengajak penonton untuk melihat totalitas akting Lomon, lho.

"Saya benar-benar mengambil les selama dua hingga tiga jam setiap kali, hampir setiap hari, hanya libur beberapa hari di akhir pekan," kata Lomon, dilansir K-Entertainment News.

2. Menggali mentalitas atlet lewat obrolan dan observasi

Lomon di KDrama No Tail To Tell (dok.SBS/No Tail To Tell)

Selain fisik, Lomon juga menyelami sisi mental seorang pesepakbola. Ia banyak berbincang dengan teman-temannya yang berprofesi sebagai pemain sepak bola untuk memahami cara berpikir, tekanan yang mereka hadapi, serta api semangat yang membuat mereka bertahan. Tak berhenti di situ, Lomon juga menghabiskan waktu menonton berbagai video pertandingan demi mengasah karakternya sebagai Kang Si Yul, lho.

"Saya juga banyak berbincang dengan teman-teman pemain sepak bola dan menonton video untuk memahami pola pikir, sikap, dan semangat atlet sejati," terangnya, dilansir K-Entertainment News.

3. Lomon menjadikan Son Heung Min dan Zlatan Ibrahimović sebagai referensinya

Lomon di KDrama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

Lomon mengungkapkan bahwa untuk mendalami perannya, ia menjadikan Son Heung Min dan Zlatan Ibrahimović sebagai rujukan utama dalam membangun karakter. Ia menjelaskan bahwa dirinya berupaya keras menyalurkan energi khas Son Heung Min yang penuh daya dorong ke dalam sosok Kang Si Yul yang ia perankan. Lomon juga mengungkapkan rasa terima kasih karena sosok Son Heung Min telah membantunya membentuk karakter Kang Si Yul dari berbagai sisi.

"Aku berusaha keras untuk memasukkan energi Son Heung Min yang tak terbendung ke dalam karakter ini,” ungkapnya. Saat diminta menyampaikan pesan video untuk Son Heung Min, Lomon dengan malu-malu berkata, “Semoga Anda menjalani Tahun Baru yang sangat bahagia,” lalu menambahkan, “Berkat Anda, saya bisa membentuk karakter ini dalam banyak sisi. Saya benar-benar berterima kasih,” ujarnya, dilansir Maeil Business Newspaper.

Melalui usaha tersebut, Lomon membuktikan bahwa perannya sebagai pesepakbola di No Tail To Tell dibangun dengan kerja keras, lho. Jangan lupa saksikan akting memukau Lomon setiap Jumat dan Sabtu di Netflix, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team