Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Alasan We Are All Trying Here Layak Ditonton Pencinta Slice of Life
drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)
  • Drama We Are All Trying Here menampilkan kisah realistis tentang perjuangan menghadapi kegagalan, kecemburuan, dan tekanan hidup dengan pendekatan emosional yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
  • Dibintangi Koo Kyo Hwan, Go Youn Jung, dan Oh Jung Se, drama ini digarap oleh Park Hae Young dan Cha Young Hoon yang dikenal lewat karya slice of life humanis.
  • Latar industri film serta karakter perempuan kuat seperti Go Hye Jin dan Byeon Eun Ah menambah kedalaman cerita yang penuh konflik psikologis dan perjalanan emosional kompleks.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jika kamu menyukai drama Korea dengan cerita tentang kehidupan yang realistis dan emosional, maka We Are All Trying Here bisa menjadi salah satu judul yang patut dinantikan pada tahun ini. Dibintangi Koo Kyo Hwan, Go Youn Jung, hingga Oh Jung Se, We Are All Trying Here menghadirkan kisah tentang orang-orang yang sama-sama berjuang menghadapi kegagalan, kecemburuan, serta tekanan hidup yang perlahan memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri.

Drama ini menyoroti perjalanan batin para karakternya, bagaimana mereka mencoba berdamai dengan masa lalu, menghadapi rasa tidak berharga, dan tetap melangkah meski hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Pendekatan yang realistis ini membuat kisahnya terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. Nah, sebelum drama ini tayang, simak beberapa alasan yang membuat We Are All Trying Here layak ditonton pencinta slice of life!

1. Digarap oleh tim kreatif yang berpengalaman dalam genre serupa

drakor My Mister dan My Liberation Notes (instagram.com/tving.official)

Salah satu alasan yang membuat drama ini sangat dinanti adalah tim kreatif di balik layar. Naskahnya ditulis oleh Park Hae Young, penulis di balik drama slice of life populer Another Miss Oh (2016), My Mister (2018) dan My Liberation Notes (2022). Karya-karya Park Hae Young terkenal karena ritme cerita yang lebih kontemplatif serta karakter yang terasa sangat manusiawi dan realistis.

Sementara kursi sutradara dipegang oleh Cha Young Hoon, yang sebelumnya sukses mengarahkan drama hangat dan humanis seperti When the Camellia Blooms (2019), Forecasting Love and Weather (2022), dan Welcome to Samdal-ri (2023).

2. Premis cerita yang realistis tentang rasa iri dan kegagalan hidup

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Tidak seperti banyak drama yang menampilkan perjalanan menuju kesuksesan, We Are All Trying Here justru fokus pada orang-orang yang merasa tertinggal dalam hidup. Terutama karakter Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan) dan Park Kyung Se (Oh Jung Se), rekan sutradara Dong Man yang berjuang menghadapi rasa iri dan kecemburuan sambil mencoba menemukan kedamaian dalam hidup mereka sendiri.

Tema seperti ini terasa sangat realistis karena menunjukkan bahwa di balik kehidupan yang terlihat sukses, banyak orang sebenarnya sedang berjuang melawan rasa tidak percaya diri dan ketakutan akan kegagalan.

3. Karakter utama dengan perjalanan emosional yang kompleks dan jauh dari peran heroik

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Cerita berpusat pada Hwang Dong Man, yang diperankan Koo Kyo Hwan, seorang calon sutradara yang telah mencoba debut selama hampir dua puluh tahun tetapi belum berhasil. Dikelilingi oleh teman-temannya yang telah sukses di industri film, Dong Man merasa dirinya sebagai satu-satunya yang gagal.

Perasaan ini membuatnya dipenuhi kecemburuan dan kegelisahan, bahkan sering meluapkan emosinya secara impulsif. Meski terlihat menjengkelkan, karakter Dong Man justru terasa sangat manusiawi karena ia hanya ingin membuktikan bahwa hidupnya juga memiliki arti.

4. Hubungan antar karakter yang penuh konflik psikologis

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

We Are All Trying Here juga menghadirkan dinamika hubungan yang tidak biasa antara Dong Man dan sutradara sukses Park Kyung Se. Menariknya, meskipun Kyung Se terlihat jauh lebih sukses, ia justru memiliki rasa inferior terhadap Dong Man.

Ketegangan ini menciptakan hubungan yang dipenuhi kecemburuan, persaingan, sekaligus emosi yang rumit. Konflik psikologis seperti ini membuat interaksi antarkarakter terasa lebih realistis dan tidak klise.

5. Setting industri film yang jarang dieksplorasi

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Mengambil latar dunia perfilman, We Are All Trying Here terinspirasi dari realitas dunia perfilman yang sangat kompetitif. Hal ini digambarkan melalui karakter Hwang Dong Man, sineas yang sudah lama berada di industri film tetapi belum berhasil debut sebagai sutradara.

Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi di industri kreatif, di mana banyak filmmaker yang harus bertahun-tahun bekerja di balik layar sebelum mendapatkan kesempatan menyutradarai proyek mereka sendiri. Karena itu, perjalanan Dong Man terasa sangat realistis bagi banyak orang yang berkecimpung di bidang tersebut.

6. Menghadirkan karakter perempuan kuat sebagai penyeimbang konflik cerita

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Selain konflik di lingkup sutradara, drama ini juga menampilkan karakter perempuan kuat yang menarik melalui tokoh Go Hye Jin, CEO perusahaan film yang diperankan Kang Mal Geum. Serta Byeon Eun Ah, yang diperankan Go Youn Jung, seorang produser yang terkenal dengan kritik tajam terhadap naskah sampai dijuluki “The Axe” (si produser kapak).

Namun, di balik sikap profesionalnya, Eun Ah menyimpan trauma emosional yang cukup berat. Pertemuannya dengan Dong Man perlahan menghadirkan hubungan yang saling menyembuhkan, bukan sekadar romansa biasa.

Buat kamu yang menyukai drama ringan, We Are All Trying Here layak ditonton pencinta slice of life, nih! Cerita yang diusung cukup emosional, karakternya realistis, dan memiliki pesan hidup yang kuat. Jadi, jangan lewatkan penayangan perdananya pada 18 April 2026, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team