Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kakak Jisoo Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan KDRT, BLISSOO Buka Suara
ilustrasi siluet pria (freepik.com/freepik)

Pria bernama Kim Jung Hoon, kakak laki-laki dari Jisoo BLACKPINK, kembali menghadapi laporan hukum. Setelah dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap streamer perempuan, kini Kim kembali dilaporkan atas tuduhan KDRT kepada istrinya.

Tuduhan ini muncul setelah seorang saksi melaporkan Kim Jung Hoon kepada polisi pada Januari 2026 lalu. Diduga aksi kekerasan dalam rumah tangga ini sudah terjadi sejak 2025.

1. Kronologi kakak Jisoo BLACKPINK dilaporkan atas tuduhan KDRT

kesaksian tertulis KDRT yang dilakukan Kim Jung Hoon (dok. Allkpop)

Dilansir Allkpop pada Sabtu (18/4/2026), saksi tersebut melaporkan Kim Jung Hoon kepada Polisi Korea Selatan lewat sebuah kesaksian tertulis. Menurut isi dari kesaksian itu, kakak idol papan atas ini diduga sudah melakukan KDRT kepada istrinya sejak Agustus 2025.

Istri terlapor sempat meminta pertolongan kepada saksi saat dalam kondisi wajah dan tubuh sudah babak belur. Dari foto yang beredar, lebam-lebam jelas terlihat di sekujur tubuh korban hingga wajah dan kepala. Kim Jung Hoon diklaim mulai menunjukkan sikap kasar dua minggu setelah menikah. Ia disebut melakukan kekerasan fisik dan verbal dengan cara memukul, membanting, mengancam, hingga melakukan hubungan seksual secara paksa.

Semua aktivitas istri diklaim dikontrol oleh terlapor. Ia disebut diawasi selama 24 jam lewat CCTV rumah, hanya diperbolehkan keluar rumah hanya untuk ke supermarket, rumah sakit, atau ke tempat belajar. Kim Jung Hoon juga dituding bersikap manipulatif dengan mengancam akan menjebloskan ke pengacara jika korban meminta cerai.

2. Terlapor disebut sebagai CEO perusahaan yang berhubungan dengan agensi Jisoo, pihak BLISSOO tegas membantah

ilustrasi perusahaan (pixabay.com/photogrammer7)

Pria yang dilaporkan tersebut diketahui merupakan kakak kandung Jisoo BLACKPINK. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Lahir pada 1989, Kim Jung Hoon merupakan CEO dari perusahaan produk kesehatan bayi dan suplemen.

Ini merupakan pernikahan kedua yang dijalani oleh terlapor. Sebelumnya, ia sempat bercerai dari istri pertama dan memiliki seorang anak. Kim Jung Hoon kemudian menikah lagi pada 2019 yang pernikahannya dihadiri oleh sang adik dan ketiga member BLACKPINK lainnya.

Menyusul sorotan terhadap kasus tersebut, pada Selasa (21/4/2026), agensi BLISSOO merilis pernyataan. “Kasus tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan sang artis dan agensi," ungkap kuasa hukum BLISSOO, Eun Hyun Ho, dilansir oleh Korea Herald. Pihaknya menambahkan bahwa Jisoo membangun kariernya sejak usia muda dan sudah hidup terpisah dari keluarganya, sehingga sama sekali tidak mengetahui apapun tentang kehidupan pribadi sang kakak.

"Klaim-klaim yang beredar di internet bahwa pria itu menjabat sebagai eksekutif atau CEO dari BLISSOO juga salah. Pria itu tidak punya hubungan hukum maupun manajemen dengan agensi kami." lanjut pernyataan tersebut.

3. Pernah dilaporkan atas tuduhan pelecehan terhadap streamer

ilustrasi siluet pria (unsplash.com/@stefanopollio)

Sebelum dilaporkan atas kasus KDRT, kakak laki-laki idol tenar ini juga pernah tersandung tuduhan pelecehan seksual terhadap streamer perempuan. Tuduhan ini muncul setelah seorang streamer curhat di forum bernama Blind, mengaku pernah berhubungan dengan Kim namun Kim merekam hubungan seks mereka tanpa persetujuan.

Namun menurut laporan Nate, pihak dari Kim telah menyangkal tuduhan itu dengan menegaskan bahwa tidak benar. Mereka pun mengklaim tengah berdiskusi dengan firma hukum untuk mengambil langkah hukum yang diperlukan.

Kim juga sempat diperiksa polisi karena diduga memaksa melakukan kontak fisik dengan seorang perempuan, setelah membeli tiket kencan makan dari event sebuah platform streaming.

Terbaru, netizen menyoroti nama Kim Jung Hoon sempat tercantum sebagai perwakilan BLISSOO dalam kredit drakor Boyfriend on Demand. Pada Selasa (21/4/2026), Netflix segera mengklarifikasi isu tersebut. “Segera setelah perilisan karya tersebut, kami menemukan adanya kesalahan dalam pencantuman manajemen aktor yang disebabkan oleh kekeliruan dari pihak produksi. Kami langsung melakukan perbaikan," ungkap pihak Netflix yang dilansir MyDaily.

Editorial Team