cara refund tiket Fan Concert BTOB di Jakarta (Instagram.com/seraph_entertainment)
Setelah mengumumkan pembatalan, Seraph kemudian membagikan cara mengajukan pengembalian dana (refund) tiket yang sudah dibeli secara resmi. Para pembeli harus mengisi formulir dengan data yang sesuai saat membeli tiket dan pengisian form ini ditutup pada 26 Juli 2024. Mereka juga berjanji proses refund akan dilakukan 30 hari setelah periode pengumumpulan data ditutup, yaitu mulai akhir Agustus 2024.
Setelah 2 bulan berlalu, Melody yang sudah membeli tiket pun mulai resah, karena proses refund terasa lama. Salah satunya adalah Audy yang membeli tiket kategori VIP. Ia belum menerima kejelasan apa pun, sebab menurut informasi yang diterimanya, proses pengembalian dana dilakukan dari kategori tiket termurah, yakni section Blue.
"Aku termasuk yang belum di-refund, karena dari Seraph informasinya yang di-refund mulai dari section termurah (kategori Blue)," katanya kepada IDN Times.
Gak cuma Melody Indonesia, beberapa penggemar lain yang tinggal di luar negeri juga ikut merasakan sulitnya mendapatkan pengembalian uang. Seperti Sally dan Adam yang sudah kepalang membeli tiket akomodasi dan berakhir hangus begitu saja. Mereka ikut pusing dengan proses refund yang tidak ada kejelasan.
"Untuk international buyer, mereka bilangnya harus nunggu hingga form refund local buyer ditutup. Tapi hingga saat ini, masih tidak ada refund form dari pihak Seraph. DM juga tidak dibalas," aku Selly, seorang penggemar yang tinggal di Malaysia, kepada IDN Times pada Selasa (10/9/2024).
Begitu juga Friska, Melody Indonesia yang tinggal di Malaysia dan berharap bisa menonton BTOB di Jakarta. Friska menjelaskan, para pembeli tiket yang berada di luar negeri sempat diminta untuk membuka akun PayPal.
"Kita disuruh buka akun PayPal. Udah tuh, kita udah buka akun PayPal. Nah, sampai sekarang jujur aku dan semua teman-teman fans internasional belum dapat form untuk refund. Padahal udah dikejarin terus," papar Friska, pembeli tiket yang tinggal di Malaysia.
Sementara itu, Adam mengeluhkan, "Proses refund-nya begitu susah dan sulit, malah promotornya seperti anak kecil atau tidak matang in doing this refund process. Lebih kepada tidak jelas dan tidak profesional."