Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bedah MV TNT dari CORTIS, Kenapa Full Adegan Dikejar-kejar?
MV TNT - CORTIS (youtube.com/HYBE Labels)
  • MV “TNT” dari CORTIS menampilkan adegan kejar-kejaran besar dengan lebih dari 500 figuran sungguhan yang semuanya tercantum dalam credit sebagai bentuk apresiasi.
  • Proses syuting adegan kejar-kejaran berlangsung selama empat hari, menunjukkan detail tinggi dalam pengaturan pergerakan figuran dan pengambilan gambar dari berbagai sudut.
  • Para member CORTIS ikut merancang konsep MV terinspirasi film action, menghadirkan nuansa seperti film pendek dengan lokasi khas Korea Selatan dan sentuhan humor unik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

MV “TNT” dari CORTIS langsung mencuri perhatian sejak dirilis pada Senin (4/5/2026). Tak hanya karena lagunya yang energik, video ini juga menghadirkan konsep tak biasa dengan adegan kejar-kejaran berskala besar yang melibatkan para member.

Ingin tahu apa saja fakta menarik di balik MV "TNT" dari CORTIS? Dari behind the scene produksi hingga inspirasinya, yuk, simak penjelasan berikut ini!

1. Massa yang mengejar member CORTIS berjumlah 500 orang

MV TNT - CORTIS (youtube.com/HYBE Labels)

MV “TNT” dari CORTIS memang sengaja dibuat penuh adegan kejar-kejaran sebagai konsep utama. Dilansir OSEN, video ini bahkan melibatkan lebih dari 500 orang figuran yang terlibat dalam pengejaran para member.

Tak sedikit penggemar yang bertanya-tanya apakah semua orang yang muncul di MV “TNT” asli atau hasil rekayasa. Faktanya, seluruhnya adalah orang sungguhan yang ikut terlibat dalam proses syuting.

Bahkan, semua figuran turut dicantumkan dalam credit di akhir MV. Hal ini membuat bagian penutupnya terasa cukup panjang, karena nama para figuran ditampilkan satu per satu sebagai bentuk apresiasi.

2. Syuting adegan kejar-kejaran memakan waktu 4 hari

MV TNT - CORTIS (youtube.com/HYBE Labels)

Produksi adegan kejar-kejaran dalam MV “TNT” ternyata tidak dilakukan dalam waktu singkat. Dengan skala yang besar dan melibatkan ratusan figuran, proses pengambilan gambar untuk adegan tersebut diketahui memakan waktu hingga 4 hari.

Fakta ini terungkap melalui credit scene di akhir MV, di mana dicantumkan daftar figuran yang terlibat pada tiap hari syuting. Dari sana, terlihat bahwa proses pengambilan adegan berlangsung selama 4 hari yang berbeda.

Durasi syuting yang cukup panjang ini menunjukkan betapa detailnya proses produksi MV “TNT”. Mulai dari pengaturan pergerakan figuran hingga pengambilan gambar dengan berbagai sudut untuk menghasilkan visual yang intens.

3. Para member terlibat dalam pembuatan konsep MV, terinspirasi dari film action

MV TNT - CORTIS (youtube.com/HYBE Labels)

Melalui MV "TNT", CORTIS juga menegaskan identitas mereka sebagai Young Creator Crew. Sebab, para member ternyata terlibat dalam proses pembuatan MV tersebut.

Dilansir OSEN, seluruh member turut terlibat langsung dalam perencanaan hingga penyutradaraan MV. Mereka bahkan ikut membuat storyboard sebelum proses produksi dimulai.

Para member CORTIS mengaku terinspirasi dari film action. Itulah kenapa, alur MV ini penuh ketegangan dan adegan kejar-kejaran berskala besar. Pendekatan ini membuat MV “TNT” terasa seperti film pendek. Apalagi dengan melibatkan teknik pengambilan gambar dari camcorder.

4. Adegan kejar-kejaran enampilkan tempat yang familier di Korea Selatan

MV TNT - CORTIS (youtube.com/HYBE Labels)

MV “TNT” juga menarik karena menampilkan berbagai lokasi yang khas di Korea Selatan. Mulai dari perumahan warga, toko kecil di lingkungan sekitar, hingga lapangan sekolah.

Di tengah alur yang cepat, CORTIS juga menyelipkan elemen humor khas. Contohnya, ada mesin popcorn yang meledak hingga toko dengan nama Dongmyo Outlet yang merefleksikan ciri khas CORTIS sejak lagu "FaSHioN".

Dengan konsep yang unik dan produksi yang detail, MV “TNT” dari CORTIS berhasil menghadirkan pengalaman visual yang berbeda dari MV lainnya. Mulai dari adegan kejar-kejaran berskala besar hingga sentuhan humor yang tak terduga, semuanya kini menjadi ciri khas boy group tersebut.

Editorial Team