potret Cha Eun Woo ASTRO (instagram.com/eunwo.o_c)
Menurut laporan eksklusif Edaily pada 22 Januari 2026, Cha Eun Woo mulai menjalani penyelidikan intensif sejak musim semi lalu oleh Divisi Investigasi 4 Kantor Pajak Regional Seoul. Divisi ini biasanya menangani kasus-kasus penghindaran pajak besar.
Setelah memanggil Cha Eun Woo dan ibunya secara terpisah untuk diperiksa, Kantor Pajak Seoul menyimpulkan bahwa keuntungan yang diperoleh perusahaan akhirnya mengalir kembali ke Cha Eun Woo. Ia diduga tidak membayar lebih dari 20 miliar won atau Rp205,5 miliar pajak penghasilan. Jumlah ini disebut sebagai salah satu penetapan pajak tambahan terbesar yang pernah dijatuhkan pada seorang selebriti.
Dilaporkan bahwa Cha Eun Woo menandatangani kontrak subkontraktor dengan perusahaan yang didirikan oleh ibunya. Dengan begitu, penghasilannya dibagi antara dirinya, agensi Fantagio, dan perusahaan ibunya yang bernama Choi. Kantor Pajak Seoul menilai perusahaan ini hanyalah perusahaan cangkang alias paper company. Tugasnya mengalihkan penghasilan Cha agar dikenai pajak korporasi, yang tarifnya lebih rendah dibanding pajak penghasilan pribadi.
Dugaan penghindaran pajak yang ditujukan kepada Cha Eun Woo ini memiliki struktur yang mirip dengan kasus dugaan pajak beberapa selebriti belakangan. Yaitu melalui agensi yang hanya mengelola satu orang. Cara ini dilakukan dengan membuat perusahaan sendiri meski sudah punya agensi resmi, lalu menandatangani kontrak layanan dengan agensi tersebut untuk menurunkan pajak secara tidak langsung.