SUGA BTS (post.naver.com/빅히트 뮤직)
Dalam wawancara dengan Weverse Magazine pada 2021, SUGA mengatakan, cara kerja para artis tampak sangat sulit. Pasalnya, mereka tampil di acara musik yang berbeda setiap hari begitu masa promosi album dimulai. Artinya, mereka mengalami kelelahan yang sering kali mengakibatkan cedera.
Apalagi, SUGA sadar mereka tak mendapat penghasilan layak dari acara musik yang tujuannya hanya untuk promosi. Hal itu bisa memicu rasa hilang semangat. Sang rapper juga menyoroti bagaimana pekerjaan mereka tak masuk dalam definisi pekerjaan biasa, jadi batasan hukum dan perlindungan legal terhadap idol juga jadi ambigu.
SUGA menilai, setiap agensi harusnya mengakomodasi pandangan artis soal apa yang mereka bisa dan tak bisa lakukan. Ia merasa, tak masuk akal jika agensi merasa berhak menyuruh idol melakukan segalanya tanpa batasan hanya karena mereka yang mendebutkan artis.
SUGA sering mendengar agensi menyuruh tanpa penjelasan pada artis. Agensi juga protes saat artisnya mempertanyakan. Baginya, ini menghancurkan industri KPop. Ia menjelaskan, “Jika hanya melihat artis sebagai produk, bagaimana mereka bisa melakukan hal kreatif? Saya berpikir, sungguh kontradiktif untuk meminta orang menampilkan hal menyenangkan saat mereka tak merasakan kesenangan apa pun di panggung.”