Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kronologi Voucher Hadiah Jaemin NCT untuk Fans Diduga Dicuri
Jaemin NCT (instagram.com/nct_dream)
  • Jaemin NCT membagikan 30 voucher senilai 100.000 won kepada penggemar melalui Bubble pada perayaan White Day, sebagai bentuk apresiasi dan kebahagiaan bersama.
  • Penggemar menemukan sebagian voucher telah ditukarkan sebelum waktunya dan mencurigai seorang karyawan Emart Gumi menyalahgunakan wewenang untuk mencuri hadiah tersebut.
  • Shinsegae Group mengonfirmasi pencurian sembilan voucher oleh karyawan, memecat pelaku, meminta maaf kepada penggemar, serta berjanji memperketat sistem keamanan penukaran gifticon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia hiburan Korea Selatan dikejutkan oleh sebuah masalah yang melibatkan Jaemin NCT. Niat baik sang idola untuk berbagi kebahagiaan justru berakhir tak sesuai harapan. Seorang karyawan dilaporkan telah menyalahgunakan wewenangnya.

Akibatnya, hadiah yang ditunjukkan untuk penggemar justru jauh ke tangan yang salah. Banyak penggemar yang merasa kecewa atas insiden tersebut. Simak kronologi lengkapnya di bawah ini!

1. Jaemin NCT hadiahkan voucher kepada para penggemar

Jaemin NCT (instagram.com/na.jaemin0813)

Insiden bermula ketika Jaemin memberikan hadiah kepada para penggemar pada 14 Maret 2026. Melalui platform komunikasi berbayar, Bubble, Jaemin mengungkapkan bahwa dirinya telah menyediakan 30 voucher. Masing-masing voucer tersebut bernilai 100.000 won.

Pemberian hadiah tersebut bertepatan dengan perayaan White Day. Voucher hadiah dikirim dalam bentuk gifticon seluler sehingga penggemar dapat mengunjungi setiap cabang Emart untuk menukarkannya.

"Hari ini adalah White Day. Aku tidak bisa menahan diri untuk tidak menghabiskan uang," ungkap Jaemin yang dilansir Yonhap News.

2. Penggemar curigai adanya klaim voucher ilegal sebelum waktunya

Jaemin NCT (instagram.com/na.jaemin0813)

Keesokan harinya, para penggemar bergegas mendatangi cabang Emart untuk menukarkan voucher. Bahkan mereka rela datang pagi-pagi, sebelum toko di buka. Namun, mereka justru menemukan fakta mengejutkan yang mengecewakan.

Para penggemar menduga bahwa sebagian voucher telah ditukarkan sebelum waktunya. Karena kecewa, banyak penggemar yang membagikan cerita mereka di media sosial. Kemudian muncul berspekulasi bahwa semua voucher hadiah telah ditukarkan oleh satu orang di lokasi Gumi.

Kecurigaan besar tertuju pada seorang karyawan toko yang telah menyelahgunakan wewenang untuk mencuri voucher tersebut. Hal ini pun mulai ramai diperbincangkan di media sosial X (Twitter). Penggemar untuk melayangkan protes ke pusat layanan pelanggan Shinsegae.

3. Shinsegae Group konfirmasi kebenaran insiden pencurian voucher

Jaemin NCT (instagram.com/na.jaemin0813)

Ketika rumor mulai beredar, Shinsegae Group akhirnya mengeluarkan pernyataan singkat untuk menanggapi situasi tersebut pada 16 Maret 2026. Mereka mengutarakan permintaan maaf kepada para penggemar yang merasa kecewa dan marah.

Setelah melakukan pemeriksaan, mereka membenarkan adanya seorang karyawan yang telah menukarkan 9 voucher sebelum waktunya. Menindaklajuti hal tersebut, Shinsegae Group telah memecat karyawan yang terlibat.

"Sejauh ini, kami telah mengkonfirmasi bahwa memang benar seorang karyawan di toko Gumi telah menukarkan sembilan dari 100.000 voucher hadiah sebelum waktunya. Kami masih dalam proses menyelidiki detail insiden tersebut. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan yang menggunakan Emart. Berdasarkan hasil investigasi kami, kami akan mengambil tindakan disiplin sesuai dengan standar dan prinsip perusahaan, dan kami akan memperkuat protokol manajemen kami terkait penerbitan dan penukaran sertifikat hadiah untuk mencegah insiden serupa terulang kembali," kata pihak Shinsegae Group yahh dilnsir Yonhap News.

Sementara itu, pada 15 Maret 2026, Jaemin menanggapi kabar buruk tersebut dengan memberikan 10 voucher hadiah tambahan senilai 100.000 won kepada para penggemarnya. Situasi yang dialami para penggemar Jaemin pelajaran berharga mengenai celah keamanan. Semoga situasi tersebut tidak terulang lagi, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team