Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rosé BLACKPINK
Rosé BLACKPINK (instagram.com/roses_are_rosie)

Intinya sih...

  • "toxic till the end" menggambarkan hubungan yang penuh cemburu, posesif, dan manipulatif.

  • "3am" menangkap perasaan ketergantungan emosional di hubungan tidak sehat.

  • "gameboy" menggambarkan kecewa karena cinta dianggap remeh dan energi tegas saat berani berkata cukup.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rosé BLACKPONK dikenal sebagai musisi yang jujur dalam mengekspresikan emosi, terutama soal cinta yang rumit dan menyakitkan. Lewat lagu-lagu solonya, Rosé sering menggambarkan hubungan yang tidak sehat dengan cara yang sangat personal. Tema hubungan toksik muncul berulang kali, entah lewat lirik tentang manipulasi, ketergantungan emosional, atau rasa kehilangan diri sendiri.

Nah, yang membuat lagu-lagu Rosé terasa relatable adalah kejujurannya yang apa adanya. Ia tidak mencoba mempercantik rasa sakit, tapi justru membiarkannya terdengar mentah dan nyata. Dari pop balada hingga alternatif yang emosional, berikut enam lagu Rosé BLACKPINK yang menggambarkan hubungan toksik dengan sangat kuat dan relatable.

1. “toxic till the end”

Lagu ini adalah pengakuan tentang hubungan yang sejak awal sudah salah, tapi tetap dipertahankan. Rosé menggambarkan dinamika cinta yang penuh cemburu, posesif, dan manipulatif, namun tetap sulit dilepaskan. Yang menyakitkan, ia sadar betul dengan red flag tersebut, tapi tetap ikut terjebak di dalamnya.

Secara emosional, “toxic till the end” menunjukkan bagaimana dua orang bisa saling melukai tapi tetap kembali satu sama lain. Ada kemarahan, penyesalan, sekaligus kejujuran soal waktu dan perasaan yang terbuang. Lagu ini sering disebut sebagai salah satu karya Rosé yang paling blak-blakan. Rasanya seperti menutup buku hubungan lama yang menyisakan luka.

2. “3am”

Rosé BLACKPINK (instagram.com/roses_are_rosie)

Di "3am", Rosé membahas momen paling rapuh dalam hubungan toksik yakni saat sadar ada red flag, tapi memilih mengabaikannya. Lagu ini menangkap perasaan ketergantungan emosional yang sering muncul di hubungan tidak sehat. Walau tahu ada yang salah, rasa butuh dan takut kehilangan terasa lebih besar. Emosi dalam lagu ini terasa sangat sunyi dan personal.

Menariknya, “3am” tidak berteriak marah, tapi justru terdengar lelah dan jujur. Lagu ini menggambarkan bagaimana cinta toksik sering terasa aman di tengah kekacauan. Rosé menampilkan konflik batin antara logika dan perasaan, cocok didengarkan saat overthinking tengah malam.

3. “gameboy”

Lagu "gameboy" menggambarkan hubungan di mana satu pihak memperlakukan cinta seperti permainan. Rosé menyoroti sosok pasangan yang pandai bersandiwara sebagai orang baik, tapi sebenarnya tidak pernah benar-benar serius. Rasa kecewa muncul karena cinta yang diberikan justru dianggap remeh. Emosi marah dan sadar diri bercampur dalam satu lagu.

Lagu ini juga terasa seperti titik balik saat seseorang akhirnya berhenti mengejar. Rosé menyadari bahwa pasangannya tidak akan berubah, seberapa pun ia berharap. Lagu ini punya energi lebih tegas dibanding lagu-lagu galau lainnya. Ada rasa lega karena akhirnya berani berkata cukup.

4. “number one girl”

Rosé BLACKPINK (instagram.com/roses_are_rosie)

Di lagu ini, Rosé membahas kebutuhan akan validasi dalam hubungan yang timpang. Ia ingin diyakinkan, dipilih, dan dianggap paling penting, sesuatu yang tidak pernah benar-benar ia dapatkan. Lagu "number one girl" ini terasa menyedihkan, karena menggambarkan cinta yang membuat seseorang meragukan nilai dirinya sendiri. Semua terasa sunyi meski sedang bersama.

Lagu “number one girl” menunjukkan bagaimana hubungan toksik bisa membuat seseorang rela mengorbankan segalanya demi pengakuan. Rosé menangkap rasa sepi yang muncul dari ketidakpastian emosional. Lagu ini lembut, tapi menyayat. Sangat relevan bagi mereka yang pernah merasa tidak pernah cukup.

5. “Messy”

“Messy” membicarakan hubungan yang kacau tapi disalahartikan sebagai cinta sejati. Rosé menggambarkan ikatan emosional yang intens, penuh tarik-ulur, dan melelahkan. Meski terasa menyakitkan, hubungan ini tetap dianggap berharga karena emosi yang begitu dalam. Lagu ini menyoroti betapa tipisnya batas antara cinta dan obsesi.

Secara lirik dan suasana, “Messy” menunjukkan bagaimana kekacauan sering dianggap sebagai bukti cinta. Rosé tidak menghakimi perasaan itu, tapi memperlihatkannya apa adanya. Lagu ini terasa raw dan impulsif. Sangat cocok untuk menggambarkan cinta yang bikin lelah, tapi sulit dilepaskan.

6. “Gone”

Rosé BLACKPINK (instagram.com/roses_are_rosie)

“Gone” adalah lagu patah hati yang lahir dari hubungan toksik yang berakhir sepihak. Rosé menyanyikan rasa ditinggalkan tanpa penjelasan, dengan emosi yang jujur dan menyakitkan. Lagu ini berasal dari album solo debutnya R, dan langsung menjadi favorit banyak pendengar. Kesedihannya terasa sederhana, tapi menghantam.

Yang membuat “Gone” begitu kuat adalah rasa kehilangan identitas setelah hubungan berakhir. Tidak hanya kehilangan pasangan, tapi juga kehilangan rasa aman dan harapan. Lagu ini menutup kisah cinta dengan nada pahit, tapi tegas. Sebuah lagu untuk menerima bahwa tidak semua cinta layak dipertahankan.

Lagu-lagu Rosé BLACKPINK tentang hubungan toksik tidak hanya menyentuh karena melodinya, tapi karena kejujuran emosinya. Ia berbicara tentang cinta yang salah dengan cara yang lembut, tapi nyata. Dari keenam lagu ini, mana yang paling menggambarkan pengalamanmu sendiri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team